Analisis Bakteriologis (E.coli) Depot Air Minum (DAM) di Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2018

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Nurman, Yulianti
Advisor:
Fatma, Fitria
Sari, Mila
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Bangunan, peralatan, penjamah, sumber air baku, bakteriologis.
DOI:
-
Abstract :
uhi standar baku mutu atau persyaratan kualitas air minum, serta memenuhi persyaratan hygiene sanitasi dalam pengelolaan air minum. Ada beberapa penyebab DAM terkontaminasi diantaranya sumber air baku, wadah tempat distribusi tidak memenuhi standar hygiene dan sanitasi DAM, juga proses filtrasi dan desinfektan dengan teknologi yang rendah. Diantara 24 DAM di Kecamatan Kinali, yang memiliki LAIK hanya 9 DAM (37,5 %). Tujuan penelitian untuk menganalisis bakteriologis (E.coli) Depot Air Minum (DAM). Metode penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat, pada tanggal 6 27 Agustus 2018. Populasi adalah seluruh Depot Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Kinali Pasaman Barat yang berjumlah 24 Depot, dengan pengambilan sampel secara total populasi. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian diolah dan dianalisa menggunakan uji corelasi pearson. Hasil analisis univariat diketahui 79,2 % sampel memiliki kondisi fisik bangunan tidak memenuhi syarat, 79,2 % peralatan memenuhi syarat, 83,3 % kondisi penjamah kurang baik, 100 % sumber air baku kurang baik, dan 62,5 % bakteriologis (e.coli) memenuhi syarat. Hasil bivariat ada hubungan peralatan (p = 0,003) dengan bakteriologis (e.coli). Disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan bakteriologis (e.coli) adalah faktor sarana. Disarankan pada pengelola DAM agar mengupayakan sumber air baku dari mata air yang terlindungi, untuk mengurangi bakteriologis e.coli dalam air olahan, serta menjaga kebersihan peralatan yang digunakan sehingga tidak memicu timbulnya bakteri e.coli.
Download From Google Drive