Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Kulit pada Nelayan di Desa Naras 1 Kota Pariaman
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Syukria, Mifthahhul
Advisor:
Harisnal
Yesti, Yulia
Yesti, Yulia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Penyakit kulit, Waktu Kerja, Personal Hygiene, Alat pelindung Diri.
DOI:
-
Abstract :
Penyakit kulit adalah kelainan kulit akibat adanya jamur, kuman parasit, virus maupun infeksi. Penyakit kulit dapat menyerang siapa saja dan dapat menyerang pada bagian tubuh manapun. Penyakit kulit berpotensi terjadi pada nelayan. Tujuan penelitian ini untuk melihat faktor - faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit kulit pada nelayan di Desa Naras 1 Kota Pariaman tahun 2018. Metode penelitian ini adalah Deskiptif Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. informan berjumlah 58 orang yang ditentukan dengan teknik Accidental Sampling. Dan tekhnik pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner. Pengolahan data dilakukan secara univariat dan bivariat. Analisis data dengan uji chi-square dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian didapatkan dari 58 nelayan terdapat 30 nelayan dengan waktu kerja beresiko mengalami penyakit kulit 25 (83,3%), p value = 0,000, OR= 10,556. Dari 32 nelayan dengan personal hygiene tidak baik mengalami penyakit kulit 24 (75%), p value = 0,011, OR= 4,800. Dari 41 nelayan tidak menggunakan APD mengalami penyakit kulit 29 (70,7%), p value = 0,009, OR= 5,800. Dapat disimpulkan bahwa waktu kerja yang beresiko, personal hygiene yang tidak baik serta tidak menggunakan APD berhubungan secara signifikan dengan kejadian penyakit kulit. Untuk menghindari terjadinya penyakit kulit diharapkan kepada nelayan untuk meningkatkan personal hygiene dan menggunakan APD ketika bekerja.