Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kecelakaan Kerja pada Perawat dan Bidan di Rawat Inap RSUD Kota Solok Tahun 2018

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Marta, Rahmi
Advisor:
Sulung, Neila
Yesti, Yulia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kecelakaan Kerja, Penggunaan APD, Pelatihan K3, Sosialisasi K3, Pengawasan.
DOI:
-
Abstract :
Rumah Sakit institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat merupakan tempat kerja yang memilik resiko tinggi terhadap K3. Berdasarkan laporan dari Komite K3 RSUD Kota Solok, meskipun K3 sudah diterapkan masih terdapat kasus kecelakaan kerja tahun 2017 sebanyak 9 kasus. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada perawat dan bidan di rawat inap RSUD Kota Solok. Penelitian ini bersifat survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional dimana pengumpulan variabel independen dan dependen dilakukan secara bersamaan. Jumlah populasi yaitu 214 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan cara total sampling. Penelitian dilakukan bulan Juli-Agustus 2018 di RSUD Kota Solok. Data yang terkumpul dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan 52% responden tidak menggunakan APD dengan lengkap, 55,9% responden mendapatkan pelatihan K3 dengan baik, 53% responden mendapatkan sosialisasi dengan baik, 58,4% responden mendapatkan pengawasan dengan baik dan 51,5% responden pernah mengalami kecelakaan kerja. Berdasarkan analisis bivariat terdapat hubungan antara penggunaan APD (pvalue 0,000, OR=4,494), Pelatihan K3 (pvalue 0,000, OR=4,475), sosialisasi K3 (pvalue 0,001, OR=2,626), dan pengawasan (pvalue 0,005, OR=2,335) dengan kejadian kecelakaan kerja. Disimpulkan adanya hubungan antara penggunaan APD, pelatihan K3, sosialisasi K3 dan pengawasan dengan kejadian kecelakaan kerja. Untuk itu, kepada pihak rumah sakit lebih meningkatkan pengawasan penggunaan APD pada pekerja dan menyediakan APD yang lengkap di setiap ruangan rawat inap.
Download From Google Drive