Gambaran Kualitas Fisik Pupuk Organik Kulit Dari Kulit Ubi Kayu Menggunakan Aktivator Sisa Sayuran dan Aktivator Air Bonggol Pisang Di Nagari Tujuah Koto Talago Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2018
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Rahmadhania
Advisor:
Hasnita, Evi
Silvia
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Sampah Organik, Kualitas Fisik, MOL sisa sayuran, Mol air bonggol pisang.
DOI:
-
Abstract :
Kompos merupakan hasil fermentasi atau dekomposisi bahan-bahan organik seperti tanaman, hewan atau limbah organik lainya. Aktivator yang digunakan untuk mempercepat laju pengomposan adalah MOL sisa sayuran dan MOL air bonggol pisang. Berdasarkan survei awal yang peneliti lakukan di Jorong Padang Kandis yang terdiri dari 282 rumah 34 rumah diantaranya memiliki industri rumah tannga yang mengolah ubi kayu sebagai makanan jajanan Ganepo. Setiap hari industri rumah tangga menghasilkan sampah 100 kg. Tujuan umum penelitian adalah untuk mengetahui apakah sampah kulit ubi kayu dapat digunakan sebagai pupuk organik sedangkan tujuan khususnya untuk mengetahui gambaran kualitas fisik pupuk organik sampah kulit ubi kayu menggunakan aktivator MOL sisa sayuran dan MOL air bonggol pisang. Jenis penelitian ini adalah eksperiment dengan rancangan posttest dengan rancangan post test only control designt pada bulan Juli Agustus 2018. Objek dalam penelitian ini adalah sampah kulit ubi kayu. Kelompok eksperimen pertama menggunakan MOL sisa sayuran, kelompok eksperimen kedua menggunakan MOL air bonggol pisang dan kelompok eksperiment 3 tanpa menggunakan aktivator (kontrol). Penelitian ini menyimpulkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan suhu, pH, warna dan bau menunjukkan bahwa dalam waktu 10 hari proses pengomposan belum sempurna, parameter fisik (suhu, pH, warna dan bau) pupuk organik belum seluruhnya memenuhi standar kualitas kompos SNI 19-7030-2004. Disarankan kepada masyarakat terutama pemilik industri rumah tangga agar ikut serta mengelola sampah kulit ubi kayu dengan cara pembuatan pupuk organik dengan menggunakan aktivator MOL sisa sayuran dan MOL air bonggol pisang.