Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Pelindung Diri di Sektor Informal pada Pekerja Bengkel Las Kota Bukittinggi Tahun 2018
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Nandici, Sri Sindi
Advisor:
Maisyarah
Saputra, Harry Ade
Saputra, Harry Ade
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Penggunaan APD, Pengetahuan, Ketersediaan APD, Pengawasan, SOP Pekerja.
DOI:
-
Abstract :
Alat Pelindung Diri (APD) merupakan kelengkapan yang wajib digunakan saat bekerja sesuai bahaya dan risiko kerja untuk menjaga keselamatan pekerja dari potensi bahaya atau kecelakaan kerja. Berdasarkan data International Labour Organization (ILO) tahun 2013, 1 pekerja di dunia meninggal setiap 15 detik karena kecelakaan kerja dan 160 pekerja mengalami sakit akibat kerja. Angka kecelakaan kerja yang melibatkan tenaga kerja di Provinsi Sumatera Barat tahun 2015 berjumlah 1.238 orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan alat pelindung diri di sektor informalpada pekerja bengkel las kota Bukittinggi Tahun 2018. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan pendekatan Cross Sectional dimana dilakukan variabel independen dan dependen diambil secara bersamaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan cara total sampling. Jumlah sampel sama dengan populasi yakni 72 orang. Penelitian dilakukan bulan Agustus 2018 pada bengkel las sektor informal kota Bukittinggi. Data yang terkumpul dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan 55,6% pekerja tidak menggunakan APD, 33,3% pekerja memiliki pengetahuan tinggi, 40,3% pekerja menyatakan tidak tersedianya APD, 61,1% pekerja menyatakan tidak adanya pengawasan terhadap penggunaan APD dan 73,6% pekerja bekerja tidak sesuai SOP. Berdasarkan analisis bivariat terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dengan penggunaan APD (pvalue 0,000 0,05), ketersediaan APD dengan penggunaan APD (pvalue 0,000 0,05), pengawasan dengan penggunaan APD (pvalue 0,000 0,05) dan tidak terdapat hubungan SOP pekerja dengan penggunaan APD (pvalue 0,269 > 0,05). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa 72 responden sebanyak 40 (55,6%) responden tidak menggunakan APD. Saran dalam penelitian ini terhadap bengkel las lebih memperhatikan penyediaan APD lengkap bagi pekerja. Diharapkan pemilik bengkel lebih memperhatikan penggunaan APD bagi pekerja di setiap bekerja.