Hubungan Perilaku Keluarga,Peran Kader, Peran Tokoh Masyarakat Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Dikelurahan Sapiran Kota Bukittinggi Tahun 2018

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Ariani, Mia
Advisor:
Sulung, Neila
Novela, Vina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
DBD, kader kesehatan, prilaku, tokoh masyarakat.
DOI:
-
Abstract :
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang hingga sekarang jumlah penderitanya terus bertambah dan penyebarannya semakin luas. Di Indonesia pada tahun 2016 tercatat sebanyak 201.885 jumlah kasus DBD dengan 1.585 jumlah kematian. Kelurahan Sapiran dengan jumlah kasus DBD tertinggi di Tigo Baleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan prilaku keluarga, peran kader, dan peran tokoh masyarakat dengan kejadian DBD. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desaincross sectional. Populasi meliputi seluruh masyarakat di Kelurahan Sapiran dengan jumlah sampel sebanyak 157 orang. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner. Analisis data dilakukan secara analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square ( = 0,05) dan menghitung nilai Odds Ratio. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di antara 157 responden diketahui yang mengalami kejadian DBD sebanyak 58.6 (92 responden). Dari hasil analisis terdapat hubungan bermakna antara prilaku keluarga (p = 0,021; OR = 2.132), peran kader (p =0,000 ; OR = 11.367), dan peran tokoh masyarakat (p = 0,005 ; OR = 2.639)dengan kejadian DBD. Hasil penelitian menunjukkanbahwa prilaku keluarga, peran kader, dan peran tokoh masyarakat memiliki hubungan yang bermakna dengankejadian DBD.Diharapkan kader dapat lebih meningkatkan perannya seperti sering melakukan penyuluhan dan pemeriksaan berkala ke rumah masyarakat agar terhindar dari penyakit.
Download From Google Drive