Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Sanitasi dan Hygiene pada Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) di Wilayah Kerja Puskesmas Piladang Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2018

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Yulina, Efrita
Advisor:
Zuraida
Yanti, Cici Apriza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Perilaku, izin, peran petugas, sanitasi dan hygiene IRTP.
DOI:
-
Abstract :
an. Salah satu tempat pengolahan makanan yang rentan dengan cara pengolahan pangan kurang baik adalah Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP). Diantara 57 IRTP di wilayah kerja puskesmas Piladang, hanya terdapat 10 (17,5%) IRTP yang melakukan pengolahan pangan dengan baik dan memenuhi syarat kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan sanitasi dan hygiene pada Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP). Metode penelitian deskriptif analitik, dengan pendekatan cross sectional study. Populasi adalah IRTP yang terdapat di wilayah kerja Puskesmas Piladang Kabupaten Lima Puluh Kota, sebanyak 57 IRTP, dengan pengambilan sampel secara total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara terpimpin dengan panduan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji chisquare. Hasil analisis univariat diketahui 59,6 % responden memiliki perilaku kurang baik, 89,5 % tidak memiliki izin industri, 50,9 % menyatakan peran petugas baik, dan 82,5 % memiliki sanitasi dan hygiene IRTP yang tidak memenuhi syarat. Hasil bivariat terdapat hubungan perilaku (p = 0,001 dan OR = 21,214), izin (p = 0,007 dan OR = 15,000), dan peran petugas (p = 0,016 dan OR = 10,227), dengan Sanitasi dan Hygiene pada Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP). Disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan sanitasi dan hygiene IRTP adalah perilaku, izin industri dan peran petugas. Diharapkan pada petugas Puskesmas agar melakukan pengawasan terhadap pengolahan makanan di IRTP dan memberikan peringatan terhadap IRTP yang tidak memiliki izin industri agar segera mengurus izin industri.
Download From Google Drive