Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Peranap Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau Tahun 2016
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Rahmat, Anugrah
Advisor:
Rusti, Sukarsi
Silvia
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kejadian malaria, Pengetahuan, Sikap dan Lingkungan dalam Rumah
DOI:
-
Abstract :
Penyakit malaria merupakan salah satu penyakit yang paling banyak mengakibatkan penderitaan dan kematian. Menurut WHO setiap tahunnya sebanyak 600 juta penderita baru malaria dilaporkan seluruh dunia. 10 dari 11 negara Asia Tenggara merupakan daerah endemis malaria. Di Provinsi Riau Penyakit malaria merupakan salah satu penyakit menular yang banyak ditemukan. Berdasarkan data di puskesmas peranap tahun 2015 sebanyak 159 penderita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara Pengetahuan, Sikap dan Lingkungan Dalam Rumah dengan Kejadian Malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Peranap Tahun 2016 Pada Penelitian ini bersifat Survey analitik menggunakan rancanggan crosssectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-September di Wilayah Kerja Puskesmas Peranap Tahun 2016. Jumlah sampel 131 KK diambil secara systematic random sampling. Dengan kemaknaan 95% ( 0,05). Analisis data menggunakan uji chi square. Dari hasil analisis penelitian terhadap 131 KK terdapat 87 (66,4%) yang tidak mengalami kejadian malaria, Pengetahuan terdapat 77 (58,8%) yang pengetahuan rendah, Sikap yang negatif sebanyak 73 (55,7%) dan lingkungan dalam rumah yang memenuhi syarat sebanyak 71 (54,2%). Dari uji statistik pengetahuan dengan kejadian malaria didapatkan p value = 0.034 (v 0,05) dan Odds ratio = 2,489. Dari uji statistik sikap dengan kejadian malaria didapatkan p value = 0,000 (v 0,05) dan Odds ratio = 9.410. Dan dari uji statistik lingkungan dengan kejadian malaria didapatkan p value = 0,047 (v 0,05) dan Odds ratio = 2.252. Pada penelitian ini dapat di simpulan bahwa pengetahuan, sikap, serta lingkungan dalam rumah berhubungan dengan kejadian malaria dan diharapkan kepada puskesmas meningkatkan penyuluhan tentang penyakit malaria serta kepada masyarakat untuk menciptakan lingkungan dalam rumah yang baik serta mengurangi kebiasaan yang dapat menjadi penyebab penularan penyakit malaria, seperti tidak keluar rumah pada malam hari dan mengunakan kelambu waktu tidur.