Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Gejala ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Talawi Kota Sawahlunto Tahun 2018

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Rahayu, Oktalis Tri
Advisor:
Fatma, Fitria
Novela, Vina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Jarak rumah, gejala ISPA, konsentrasi debu ambient, kondisi fisik rumah.
DOI:
-
Abstract :
Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia. Diantara faktor lingkungan penyebab penyakit adalah polutan udara. Kota Sawahlunto merupakan daerah tambang batu bara dengan suhu udara yang cukup panas. Polusi udara banyak terjadi di daerah ini disebabkan oleh cerobong asap PLTU dan kendaraan batu bara yang lalu lalang menditribusikan batu bara ke PLTU, sehingga debu yang berterbangan bersamaan dengan bakteri terhirup oleh masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gejala ISPA. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Penelitian telah dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Talawi pada tanggal 1 9 Agustus 2018. Populasi adalah keluarga yang terdapat di wilayah kerja Puskesmas Talawi, berjumlah 5.366 KK. Sampel berjumlah 98 KK, yang diambil secara proporsional sampling Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisa menggunakan uji chi-square. Hasil analisis univariat diketahui 66,3 % konsentrasi debu ambient tidak memenuhi syarat, 93,9 % jarak rumah yang memenuhi syarat, 87,8 % kondisi fisik rumah kurang baik, dan 86,7 % ada gejala ISPA. Hasil bivariat ada hubungan konsentrasi debu ambient (p = 0,009 dan OR = 5,719) dan kondisi fisik rumah (p = 0,009 dan OR = 6,964) dengan gejala ISPA, serta tidak ada hubungan jarak dengan gejala ISPA (p = 1,000). Disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan gejala ISPA adalah konsentrasi debu ambien dan kondisi fisik rumah. Puskesmas diharapkan melakukan kerja sama lintas sektoral untuk memberikan teguran pada PLTU agar melakukan pembuangan limbah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Masyarakat diharapkan agar dapat menjaga kondisi fisik rumah untuk mencegah terjadinya gejala ISPA.
Download From Google Drive