Analisis Ketercapaian Program Kepesertaan JKN-KIS Segmen PBPU Di Kota Bukittinggi Tahun 2018
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Akbar, Fauzan
Advisor:
Lazdia, Wenny
Rusti, Sukarsi
Rusti, Sukarsi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Tenaga Kerja, Promosi BPJS Program Kepesertaan JKN-KIS Segmen PBPU.
DOI:
-
Abstract :
Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dimana seluruh masyarakat harus tercover oleh jaminankesehatan (total coverage). Target pada 1 Januari 2019 masyarakat indonesia udah memiliki jaminan kesehatan secara menyeluruh. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Analisis Ketercapaian Program Kepesertaan JKN-KIS Segmen PBPU Di Kota Bukittinggi Tahun 2018
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dengan melihat komponen Input, Proses dan Output dari Program Kepesertaan JKN-KIS segmen PBPU. informan berjumlah 13 orang yang berasal dari BPJS dan Masyarakat peserta BPJS PBPU dan Belum Peserta PBPU. Penelitian ini dilakukan mulai juli 2018. Tekhnik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Pengolahan data dengan mereduksi, menyajikan dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dari segi input menunjukkan jumlah tenaga kerja pada kantor cabang Bukittinggi masih minim dengan luasnya wilayah kerja BPJS Bukittinggi, dari segi sarana prasarana sudah cukup memadai namun sarana prasarana masih dalam keadaan baru akan di operasikan, dari segi dana sudah mencukupi, dari segi perencanaan kurang maksimal belum ada inovasi baru, dari segi organizing semua lini yang terlibat dan stakeholder, dari segi actuating kurang maksimal dilaksanakan dan sangat jarangnya sosialisasi BPJS kepada masyarakat, dari segi controling atau pengawasan sudah cukup baik dilakukan, dari segi output ketercapaian program JKN-KIS segmen PBPU masih belum Maksimal Kesimpulan dari penelitian menyatakan bahwa jumlah peserta BPJS PBPU belum mencapai target di Kota Bukittinggi belum tercapai secara maksimal dan perlu peningkatan kerjasama lintas program untuk lebih maksimal dalam ketercapainya jumlah peserta BPJS.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dengan melihat komponen Input, Proses dan Output dari Program Kepesertaan JKN-KIS segmen PBPU. informan berjumlah 13 orang yang berasal dari BPJS dan Masyarakat peserta BPJS PBPU dan Belum Peserta PBPU. Penelitian ini dilakukan mulai juli 2018. Tekhnik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Pengolahan data dengan mereduksi, menyajikan dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dari segi input menunjukkan jumlah tenaga kerja pada kantor cabang Bukittinggi masih minim dengan luasnya wilayah kerja BPJS Bukittinggi, dari segi sarana prasarana sudah cukup memadai namun sarana prasarana masih dalam keadaan baru akan di operasikan, dari segi dana sudah mencukupi, dari segi perencanaan kurang maksimal belum ada inovasi baru, dari segi organizing semua lini yang terlibat dan stakeholder, dari segi actuating kurang maksimal dilaksanakan dan sangat jarangnya sosialisasi BPJS kepada masyarakat, dari segi controling atau pengawasan sudah cukup baik dilakukan, dari segi output ketercapaian program JKN-KIS segmen PBPU masih belum Maksimal Kesimpulan dari penelitian menyatakan bahwa jumlah peserta BPJS PBPU belum mencapai target di Kota Bukittinggi belum tercapai secara maksimal dan perlu peningkatan kerjasama lintas program untuk lebih maksimal dalam ketercapainya jumlah peserta BPJS.