Hubungan Kepatuhan, Kebiasaan dan Keterampilan Berkenderaan dengan Kecelakaan Lalu Lintas Pada Pengendara Sepeda Motor di Lubuk Sikaping Tahun 2016
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Alfurqan, Rizki
Advisor:
Harisnal
Yanti, Cici Apriza
Yanti, Cici Apriza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kepatuhan, Kebiasaan, Keterampilan, Kecelakaan Lalulintas
DOI:
-
Abstract :
Pada tahun 2014 tercatat 375 kasus kecelakaan lalulintas dan sebagian besar kecelakaan lalu lintas yang terjadi melibatkan kendaraan roda dua, angka ini menunjukkan rata-rata kecelakaan lalu lintas di Lubuk sikaping lebih dari 1 kasus/ hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan, kebiasaan dan keterampilan berkenderaan dengan kecelakaan lalu lintas pada pengendara sepeda motor di lubuk sikaping tahun 2016 Jenis penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh pengendara sepeda motor yang ada di Lubuk Sikaping yaitu sebanyak 283 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sebanyak 74 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi kepatuhan berlalu lintas. Analisis data hasil penelitian meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66,2% responden patuh dalam berkendara, 55,4% responden dengan kebiasaan berkendara dalam kategori baik, 64,9% responden memiliki keterampilan yang baik dalam berkendara dan 54,1% responden pernah mengalami kecelakaan lalu lintas. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan kepatuhan ( p = 0,014, OR = 4,22), kebiasaan (p = 0,002, OR = 5,417) dan keterampilan (p = 0,008, OR = 4,667). Dapat disimpulkan bahwa kepatuhan, kebiasaan dan keterampilan berkendaraan berhubungan dengan kecelakaan lalu lintas pada pengendara sepeda motor. Untuk itu diharapkan kepada masyarakat dan petugas untuk selalu memperhatikan keselamatan berlalu lintas dengan mematuhi semua peraturan lalu lintas, menjaga tata tertib dan kebiasaan yang baik dalam berlalu lintas dan meningkatkan keterampilan dalam berkendaraan agar dapat terhindar dari kejadian kecelakaan lalu lintas pada pengendara sepeda motor.