Pengaruh Terapi Air Putih Hangat Pagi Hari Terhadap Konstipasi Pada Pasien Stroke Di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi Tahun 2018
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Saragih, Wiranda
Advisor:
Lazdia, Wenny
Febrina, Wiwit
Febrina, Wiwit
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Stroke, Konstipasi, Terapi Air Putih.
DOI:
-
Abstract :
Stroke merupakan penyakit atau ganguan fungsional otak berupa kelumpuhan saraf (deficit neurologic) akibat terhambatnya aliran darah ke otak. Pasien stroke yang dirawat di rumah sakit sering mengalami keterbatasan anggota gerak sehingga menyebabkan penurunan peristaltik usus. Imobilisasi yang berkepanjangan pada pasien stroke dapat menimbulkan komplikasi, salah satunya yaitu konstipasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi air putih hangat pagi hari terhadap konstipasi pada pasien stroke di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, menggunakan desain pra eksperiment dengan one group pre test dan post test. Teknik sampling yang digunakan adalah pusposive sampling dengan 22 responden. Pemberian intervensi sebanyak 3 kali. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariate menggunakan Paired sampel T-test dependent. Hasil penelitian didapatkan rata-rata konstipasi sebelum terapi air putih hangat di pagi hari adalah 14,8636. Sedangkan rata-rata konstipasi sesudah terapi air putih hangat di pagi hari adalah 6,7273 dengan nilai P-Value = 0,000. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan ada pengaruh terapi air putih hangat pagi hari terhadap konstipasi pada pasien stroke di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi tahun 2018. Penelitian ini diharapkan bisa menjadi pertimbangan bagi rumah sakit untuk bisa menjadikan terapi air putih hangat di pagi hari sebagai program latihan untuk menurunkan sekaligus mencegah konstipasi pada pasien stroke.