Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Posyandu Lansia Jorong Sialang Atas Di Wilayah Kerja Puskesmas Sialang Tahun 2016
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putri, Siseng Oviola
Advisor:
Zuraida
Fatma, Fitria
Fatma, Fitria
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pemanfaatan Posyandu Lansia
DOI:
-
Abstract :
ABSTRAK Posyandu lansia merupakan pengembangan dari kebijakan Pemerintah melalui pelayanan kesehatan bagi Lansia yang penyelenggaraannya melalui Program Puskesmas, dengan melibatkan peran serta para Lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan organisasi sosial dalam pemyelenggaraannya. Rata-rata kunjungan Lansia ke Posyandu Lansia setiap bulannya di Jorong Sialang Atas adalah 48% dari populasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, dukungan keluarga dan peran kader dengan Pemanfaatan Posyandu Lansia. Peneltian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan cross sectional yang dilakukan yang dilakukan di Jorong Sialang Atas bulan Agustus 2016 dengan jumlah populasi 214 responden, dan jumlah sampel 68 responden yang diambil dengan cara simple random sampling kemudian dianalisa secara univariat dan secara bivariat menggunakan uji chi square.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diantara 68 responden diketahui yang tidak memanfaatkan Posyandu Lansia (69.1%), pengetahuan rendah (55.9%), sikap negatif (58.8%), yang mendapatkan dukungan keluarga yang kurang baik (60.3%) dan yang mendapatkan peran kader baik (60.3%). Hasil uji statistik menunjukkan hubungan pengetahuan dengan pemanfaatan Posyandu Lansia nilai p = 0.025 OR 3.875, hubungan sikap dengan pemanfaatan Posyandu Lansia nilai p = 0.02 OR 6.38, hubungan dukungan keluarga dengan pemanfaatan Posyandu Lansia nilai p = 0.026 OR 3.838, hubungan peran kader dengan pemanfaatan Posyandu Lansia nilai p = 0.009 OR 6.261.
Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, dukungan keluarga serta peran kader berhubungan dengan pemanfaatan Posyandu Lansia. Diharapkan kepada Lansia untuk lebih sering konsultasi dan mengunjungi Posyandu Lansia setiap bulannya.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diantara 68 responden diketahui yang tidak memanfaatkan Posyandu Lansia (69.1%), pengetahuan rendah (55.9%), sikap negatif (58.8%), yang mendapatkan dukungan keluarga yang kurang baik (60.3%) dan yang mendapatkan peran kader baik (60.3%). Hasil uji statistik menunjukkan hubungan pengetahuan dengan pemanfaatan Posyandu Lansia nilai p = 0.025 OR 3.875, hubungan sikap dengan pemanfaatan Posyandu Lansia nilai p = 0.02 OR 6.38, hubungan dukungan keluarga dengan pemanfaatan Posyandu Lansia nilai p = 0.026 OR 3.838, hubungan peran kader dengan pemanfaatan Posyandu Lansia nilai p = 0.009 OR 6.261.
Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, dukungan keluarga serta peran kader berhubungan dengan pemanfaatan Posyandu Lansia. Diharapkan kepada Lansia untuk lebih sering konsultasi dan mengunjungi Posyandu Lansia setiap bulannya.