Hubungan Posisi Tubuh, Waktu Kerja, Repetisi Dengan Resiko Terjadinya Nyeri Punggung Bawah Pada Buruh Petani Sawit di Padang Mardani, Kec. Lubuk Basung Tahun 2018
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Sari, Risha Permata
Advisor:
Febrina, Cory
Yanti, Cici Apriza
Yanti, Cici Apriza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Posisi, waktu, repetisi, nyeri punggung bawah.
DOI:
-
Abstract :
Hampir setiap orang pernah mengalami keluhan nyeri punggung, sehingga merupakan salah satu alasan utama pekerja untuk tidak bekerja, dan setiap tahunnya jutaan hari kerja hilang akibat nyeri punggung bawah. Rata-rata jumlah kunjungan pasien dengan keluhan penyakit sistem otot dan jaringan pengikat di Puskesmas Manggopoh, Kec. Lubuk Basung, Kab. Agam setahun adalah 5.230 orang. Tujuan penelitian untuk untuk mengetahui Hubungan Posisi Tubuh, Waktu Kerja dan Repetisi dengan Resiko terjadinya Nyeri Punggung Bawah. Metode penelitian bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah buruh petani sawit di Padang Mardani Kec, Lubuk Basung. Sebanyak 450 buruh petani sawit. Sampel sebanyak 54 orang, diambil secara insidental sampling. Data di kumpulkan dengan wawancara dan obervasi, kemudian diolah dan dianalisa menggunakan uji chi-square. Hasil analisa univariat diketahui 88,9 % ada sikap repetisi. Hasil bivariat repetisi (p = 0,005 dan OR = 17,200) dengan resiko terjadinya nyeri punggung bawah.
Disimpulkan bahwa faktor yang paling berhubungan dengan resiko terjadinya nyeri punggung bawah adalah repetisi. Disarankan pada buruh sawit untuk melakukan sikap ergonomi saat bekerja dan pada dinas kesehatan melalui puskesmas manggopoh agar memberikan penyuluhan pada buruh sawit tentang cara kerja sesuai standar keselamatan dan kesehatan kerja.
Disimpulkan bahwa faktor yang paling berhubungan dengan resiko terjadinya nyeri punggung bawah adalah repetisi. Disarankan pada buruh sawit untuk melakukan sikap ergonomi saat bekerja dan pada dinas kesehatan melalui puskesmas manggopoh agar memberikan penyuluhan pada buruh sawit tentang cara kerja sesuai standar keselamatan dan kesehatan kerja.