Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Jorong Palupuh Nagari Pasia Laweh Wilayah Kerja Puskesmas Palupuh Tahun 2016
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Apriman, Yomi
Advisor:
Harisnal
Fatma, Fitria
Fatma, Fitria
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Sanitasi Lingkungan, Kejadian Diare Pada Balita
DOI:
-
Abstract :
Menurut laporan sepuluh penyakit terbanyak di Puskesmas Palupuh, diare berada pada urutan ke tujuh, dengan jumlah penderita pada tahun 2013 sebanyak 423 orang, tahun 2014 sebanyak 473 orang dan tahun 2015 sebanyak 532 orang. Dari data tersebut terdapat peningkatan jumlah penderita dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan Penyediaan air bersih, kondisi jamban, pembuangan sampah, pengelolaan air limbah dengan kejadian diare pada balita di Jorong Palupuh Nagari Pasia Laweh wilayah kerja Puskesmas Palupuh tahun 2016. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus di Jorong Palupuh. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dengan jumlah 106 responde. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan Separoh dari responden (50%) sudah memiliki penyediaan air bersih yang memenuhi syarat, lebih dari separoh responden (51,9%) belum memiliki kondisi jamban yang memenuhi syarat, lebih dari separuh responden (55%) tidak memiliki pembuangan sampah yang memenuhi syarat, lebih dari separuh responden (59,4%) belum memiliki pengelolaan air limbah yang memenuhi syarat. Dari hasil analisa bivariat didapatkan tidak ada hubungan yang bermakna (p=1,000) dan (OR=1,000) antara penyediaan air bersih dengan kejadian diare, ada hubungan yang bermakna (p=0,026) dan (OR=0,384) antara kondisi jamban dengan kejadian diare, tidak ada hubungan yang bermakna (p=0,069) dan (OR=0,457) antara pembuangan sampah dengan kejadian diare, ada hubungan yang bermakna (p=0,008) dan (OR=0,325) antara pengelolaan air limbah dengan kejadian diare. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara penyediaan air bersih dengan kejadian diare. Ada hubungan yang bermakna antara kondisi jamban, pembuangan sampah, dan pengelolaan air limbah dengan kejadian diare di Jorong Palupuh Nagari Pasia Laweh Wilayah Kerja Puskesmas Palupuh tahun 2016. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk dapat meningkatkan program penyuluhan sehingga banyak masyarakat yang mengetahui pentingnya sanitasi lingkungan bagi kesehatan dan diharapkan dapat menekan angka kejadian diare khususnya.