Pengaruh Pemberian Neuro Development Treatment Terhadap Peningkatan Aktivitas Fungsional Pada Anak Dengan Kondisi Delay Development Di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2018

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Novaria, Rita
Advisor:
Oktavianis
Naibaho, Andar Basa Panuturi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Delay development, neuro development treatment,aktivitas fungsional.
DOI:
-
Abstract :
Sekitar 16% balita yang ada di Indonesia di laporkan mengalami gangguan perkembangan berupa gangguan kecerdasan akibat gangguan perkembangan otak, gangguan pendengaran dan gangguan motorik (Delay Development). Tanda utama dari DD adalah keterlambatan perkembangan sesuai tahap perkembangan pada usianya misalnya anak terlambat untuk bisa duduk, berdiri, dan berjalan, keterlambatan kemampuan motorik halus/kasar, rendahnya kemampuan sosial, perilaku agresif. Di RSUD Achmad Mochthar penderita Delay Development mencapai 261 orang pada tahun 2017. Kebanyakan pasien Delay Development adalah anak yang berumur 5 tahun kebawah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Neuro Development Treatment terhadap peningkatan aktivitas fungsional pada anak dengan kondisi Delay Development di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan Test dalam satu kelompok (One-Group Pretest-Posttest). Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2018 dengan jumlah populasi 50. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 10 orang penderita Delay Development. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui observasi yaitu peningkatan aktivitas fungsional responden dengan menggunakan uji t-test dependent. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata aktivitas fungsional responden sebelum intervensi adalah 9,40. Dan rata-rata kemampuan aktivitas fungsional sesudah pemberian intervensi adalah 7,70. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa ada pengaruh rata-rata kemampuan aktivitas fungsional sebelum dan sesudah diberikan intervensi Neuro Development Treatment dengan rata-rata 8,55 dan p value=0,000 dengan standar deviasi 0,483. Jadi dapat disimpulkan bahwa pemberian intervensi Neuro Development Treatment dapat meningkatkan aktivitas fungsional pada penderita Delay Development, di sarankan kepada responden agar selalu menjalin kerja sama dengan tenaga fisioterapi serta selalu disiplin menjalankan program terapi yang telah disepakati agar keluhan-keluhan yang di rasakan responden teratasi dengan baik.
Download From Google Drive