Efektivitas Pemberian Metode Constraint Induced Movement Therapy (CIMT) Dan Constraint Induced Movement Therapy (CIMT) Dengan Mirror Box Exercise Terhadap Fungsional Tangan Pasien Stroke Non Hemoragik Di RSSN Bukittinggi Tahun 2018

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Olimpio, Sonepal Pran
Advisor:
Abidin, Zainal
Syah, Irhas
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Aktifitas Fungsional tangan, Constraint Induced Movement Therapy (CIMT), Mirror Box Exercise dan Stroke Non Hemoragik.
DOI:
-
Abstract :
Stroke non hemoragik adalah gangguan peredaran darah otak yang disebabkan oleh adanya penyumbatan suatu arteri serebral yang terjadi karena thrombus yang terlepas dari perlengketannya (emboli) atau karena thrombus setempat yang belum total mengurangi jatah darah kawasannya pada waktu tekanan sistemik menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian metode Constraint Induced Movement Therapy dan Constraint Induced Movement Therapy dengan Mirror Box Exercise terhadap fungsional tangan pasien stroke non hemoragik di RSSN Bukittinggi tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan menggunakan rancangan Two Group PretestPostest Design. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien stroke non hemoragik yang berobat ke unit fisioterapi RSSN Bukittinggi tahun 2018. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah 20 orang dibagi 2 kelompok, yaitu kelompok-I diberikan Constraint Induced Movement Therapy dan kelompok-II diberikan Constraint Induced Movement Therapy dengan Mirror Box Exercise. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui observasi yaitu peningkatan aktifitas fungsional tangan responden yang diukur sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Analisa data menggunakan uji T-Test. Berdasarkan Uji T-Test menunjukkan bahwa mean pada metode Constraint Induced Movement Therapy adalah 39,70 sedangkan pada metode Constraint Induced Movement Therapy dengan Mirror Box Exercise adalah 41,70 dengan pvelue 0,0005. Penelitian ini dapat simpulkan bahwa latihan Constraint Induced Movement Therapy dengan Mirror Box Exercise lebih efektiv dari pada pemberian metode Constraint Induced Movement Therapy dalam meningkatkan kemampuan fungsional tangan pasien stroke non hemoragik.
Download From Google Drive