Gambaran Karakteristik Ibu Hamil Tentang Kejadian Hiperemisis Gravidarum Di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2018

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Elwiza, Reni
Advisor:
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Gambaran Karakteristik Ibu Hamil, Hiperemisis Gravidarum.
DOI:
-
Abstract :
DiIndonesia pada tahun 2010 sebagian besar ibu hamil sekitar 70-80% mengalami hiperemisis gravidarum.Tahun 2011 ibu hamil yang mengalami hiperemisis gravidarum 6090%. Persentasi ibu hamil resiko tinggi dengan hiperemisis gravidarum berat yang dirujuk dan mendapatkan pelayanan kesehatan lebih lanjut sebesar 20.44%. Provinsi dengan persentase tertinggi adalah provinsi Sulawesi Tengah (96.53%) dan di Yogyakarta (76.60%) sedangkan yang terendah adalah provinsi Maluku Utara (3.81%). Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi penelitian seluruh ibu hamil yang mengalami hiperemisis gravidarum, besar sampel yang digunakan adalah seluruh ibu yang mengalami hiperemisis gravidarum dengan menggunakan teknik total sampling. Variabel Dependen adalah Kejadian Hiperemisis Gravidarum sedangkan Variabel Independen adalah umum, pekerjaan, paritas, pendidikan, dan usia kehamilan. Analisa yang digunakan adalah analisa Univariat. Penelitian dilakukan tanggal 13 Juli 2018. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 79 ibu hamil yang mengalami hiperemisis gravidarum di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi diperoleh data dengan umur ibu hamil yang tidak beresiko 83,3%, ibu hamil yang tidak bekerja 96,2%, ibu hamil yang paritas rendah 89,8%, ibu hamil yang berpendidikan tinggi 60,7%, ibu hamil yang trimester I 46,7%. Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa hiperemisis gravidarum ini yang paling banyak terjadi di variabel tidak bekerja sebanyak (96,2%) yang ada di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Untuk itu diharapkan bagi tenaga kesehatan untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap ibu hamil yang mengalami hiperemisis gravidarum. Peneliti mengharapkan agar ibu hamil yang tidak bekerja ini lebih bisa menjaga dan merawat kehamilannya supaya ibu tidak mengalami mual dan muntah yang berlebihan dan juga dapat menurunkan angka kejadian hiperemisis gravidarum terutama pada ibu yang tidak bekerja.
Download From Google Drive