Gambaran Luaran Perinatal Pada Kehamilan Dengan Preeklamsia Berat Di RSUD Dr. Achmad Mochtar Kota Bukittinggi Periode 01 Januari 2015-31 Desember 2017

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Wijanurpia, Elma
Advisor:
Zuraida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Preeklamsia Berat, Luaran Perinatal.
DOI:
-
Abstract :
Preeklamsia berat adalah Tekanan Darah 160/110 mmHg disertai dengan protein urine positif 5 g/24 jam atau +2 disertai dengan sakit kepala persisten dan skotoma penglihatan. Hal tersebut dapat menyebabkan peningkatan insiden Intra Uterine Growth Retardation (IUGR), hipoksia janin hingga kematian dalam kandungan. Kematian ibu di Indonesia didominasi oleh tiga penyebab utama kematian yaitu perdarahan (30,3%), hipertensi dalam kehamilan (27,1%),dan Infeksi (7,3%). Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat Gambaran Luaran Perinatal pada Kehamilan dengan Preeklamsia Berat di RSUD Dr. Achmad Mochtar Kota Bukittinggi Periode 01 Januari 2015- 31 Desember 2017. Penelitian ini bersifat deskriptifdengan rancangan Cross Sectional Study menggunakan data sekunder, Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan PEB, sampel diambil sebanyak 114 orang dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling, penelitian ini dilakukan pada 24 Agustus 2018 menggunakan instrumen penelitian data rekam medik, pengolahan data dengan komputerisasi analisa data menggunakan uji chy-squar. Hasil penelitian ini, diketahui dari 114 ibu PEB, dengan luaran perinatal mortalitas sebesar 24 (78,9%), BBLR 25 (21,9%), IUGR 10 (8,8%), Asfiksia 23 (20,2%), Gawat Janin 36 (31,6%), Prematur 38 (33,3%), dari Karakteristik responden Ibu yang usia 35 tahun berjumlah 55 (50,8%) , dengan kehamilan multigravida 84 (73,6%), dan memiliki riwayat PEB Sebelumnya 23 (20,1%). Kesimpulan Pada penelitian ini tergambar bahwa luaran bayi dengan ibu yang mengalami PEB banyak terdapat yang mengalami gawat janin, prematur , asfiksia dan BBLR.Saran peneliti agar tenaga kesehatan meningkatkan sosialisasi berupa penyuluhan tentang komplikasi kehamilan dengan preeklampsia agar dapat mengurangi angka mortalitas ibu dan perinatal.
Download From Google Drive