Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Sosial (WhatsApp) Terhadap Perilaku Remaja Putri Tentang Keputihan Di SMAN 5 Bukittinggi Tahun 2018
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Sari, Sindi Purnama
Advisor:
Fizran
Noflindaputri, Resty
Noflindaputri, Resty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Keputihan, Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Sikap, Tindakan.
DOI:
-
Abstract :
Keputihan atau Flour Albus merupakan sekresi vaginal abnormal pada wanita. Data World Health Organitation (WHO) masalah kesehatan reproduksi perempuan yang buruk telah mencapai 33% dari jumlah total beban penyakit yang diderita para wanita di dunia salah satunya adalah keputihan. Di Indonesia sendiri 75% wanita pernah mengalami keputihan. Tujuan penelitian ini untuk melihat Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Sosial (WhatsApp) Terhadap Perilaku Remaja Putri Tentang Keputihan Di SMAN 5 Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment design dengan pendekatan one group pretest postest. Penelitian ini dilakukan Di di SMAN 5 Bukittinggi pada bulan juli - agustus tahun 2018. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswi kelas XI di SMAN 5 Bukittinggi yang berjumlah 187 dengan sampel sebanyak 30 orang kemudian data di analisa secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ratarata pengetahuan sebelum (5,30) dan setelah (8,87) diberikan pendidikan kesehatan serta ratarata sikap sebelum (29,37), sikap setelah (33,50) diberikan pendidikan kesehatan dan rata-rata pengetahaun tindakan sebelum (5,20), pengetahuan tindakan setelah (8,40). Hasil uji Statistic Terdapat perbedaan pengetahuan, sikap dan pengetahuan tindakan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan dengan Pvalue 0,000 Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh perilaku sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Dan diharapkan kepada pihak SMAN 5 Bukittinggi agar dapat memberikan pelajaran kesehatan reproduksi khusunya keputihan dengan melibatkan peran tenaga kesehatan yang berwenang.