Pengaruh Pelatihan Kader Posyandu Terhadap Ketrampilan Kader Dalam Pengukuran Antropometri Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Semurup Kabupaten Kerinci Tahun 2017
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Febriani, Dinda
Advisor:
Nurhayati
Indreswati
Indreswati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengukuran Antropometri, Kader Posyandu.
DOI:
-
Abstract :
Posyandu salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. Ketrampilan kader posyandu merupakan salah satu bentuk keberhasilan dari sistim pelayanan di posyandu. Permasalahan yang sering timbul dan menghambat jalannya posyandu rata-rata kader belum pernah mendapat pelatihan yang dilaksanakan untuk meningkatkan ketrampilan kader dalam pengukuran antropometri balita. Masalah dalam penelitian ini adalah masih banyaknya kader yang belum terampil dalam pengukuran antropometri balita.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan kader posyandu terhadap keterampilan kader dalam pengukuran antropometri balita. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan desain one group pretestpostest dengan sampel berjumlah 15 orang. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Semurup dari tanggal 11-22 Agustus 2017. Analisis data dilakukan dengan uji statistic Ttest dependen. Hasil penelitian menunjukkan rata rata ketrampilan kader posyandu sebelum diberikan pelatihan yaitu 79,62 , SD sebesar 6,181. rata rata ketrampilan kader posyandu sesudah di berikan pelatihan yaitu 93,33, SD sebesar 5,22. Hasil analisis bivariat dengan uji statistik T didapatkan nilai p value 0,0005 sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan antara ketrampilan kader sebelum dan sesudah diberikan pelatihan pengukuran antropometri. Kesimpulan ada perbedaan ketrampilan kader sebelum dan sesudah diberikan pelatihan pengukuran antropometri balita, peneliti menyarankan agar kader dapat mempertahankan dan meningkatkan ketrampilan dalam pengukuran antropometri balita.