Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kecerdasan Emosional Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri Pembina Kota Sungai Penuh Tahun 2018
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Nelyati
Advisor:
Lazdia, Wenny
Indreswati
Indreswati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kecerdasan Emosional, Otoritrian, Otoritatif, Permisif.
DOI:
-
Abstract :
Kecerdasan emosional anak dipengaruhi oleh pola asuh yang diberikan orang tua. UNESCO memperkirakan 10% anak di dunia dan 16% di Indonesia mengalami penyimpangan kecerdasan emosional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kecerdasan emosional anak usi 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Kota Sungai Penuh tahun 2018. Desain penelitiannya adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study dan uji chi-square. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2018 dengan populasi seluruh orang tua (ayah/ibu) siswa TK Negeri Pembina Kota Sungai Penuh tahun 2018 yang berjumlah 62 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling, dengan variabel dependen adalah kecerdasan emosional dan variabel independen adalah pola asuh otoritarian, otoritatif dan permisif. Hasil penelitian menunjukkan, diantara 60 responden menerapkan berbagai pola asuh, pola asuh otoritarian 21 (35%) responden, pola asuh otoritatif 37 (61,7%) responden dan pola asuh permisif 29 (48,%) responden. Diketahui yang memiliki kecerdasan emosional anak yang baik 35 (58,%) responden. Hasil uji statistik hubungan pola asuh otoritarian dengan kecerdasan emosional anak di diperoleh nilai p-value 0,891, otoritatif dengan kecerdasan emosional anak diperoleh nilai p-value 0,001 dengan OR 7,111 dan permisif dengan kecerdasan emosional anak diperoleh p-value 1,000. Dapat disimpulkan bahwa pola asuh otoritatif memiliki hubungann yang signifikan dengan kecerdasan emosional anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Kota Sungai Penuh tahun 2018. Diharapkan dengan adanya penelitian ini, semua pihak lebih mengoptimalkan dalam memberikan pola asuh kepada anak untuk meningkatkan kecerdasan emosionalnya.