Hubungan Pengetahuan, Penggunaan Masker, Masa Kerja dan Merokok Dengan Gejala ISPA pada Pekerja Batu Bata di Kelurahan Manggis Ganting Kecamatan Mandiangin Kota Bukittinggi tahun 2016
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Afriani, Rifka
Advisor:
Putra, Billy Harnaldo
Yanti, Cici Apriza
Yanti, Cici Apriza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Gejala ISPA, Pengetahuan, Penggunaan Masker, Masa Kerja, Merokok
DOI:
-
Abstract :
Pabrik pembuatan batu bata adalah pabrik yang menghasilkan batu bata untuk bahan bangunan. Dari hasil proses pembakaran batu bata akan menimbulkan asap dan debu yang dapat mencemarkan udara, dari hasil pembakaran yang dilakukan maka dampak negatifnya bagi kesehatan pekerja adalah gejala ISPA, karena pekerja akan terhirup asap dan debu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan, Penggunaan Masker, Masa Kerja dan Merokok Dengan Gejala ISPA pada Pekerja Batu Bata di Kelurahan Manggis Ganting Kecamatan Mandiangin Kota Bukittinggi tahun 2016. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan desain cross sectional, dilakukan penelitian terhadap gejala ISPA dengan menggunakan kuesioner dengan subjek penelitian berjumlah 46 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data menggunakan uji chi-square. Adapun yang menjadi variabel independen adalah Pengetahuan, Penggunaan Masker, Masa Kerja dan Merokok, dan variabel dependen adalah gejala ISPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diantara 46 responden diketahui jumlah gejala Ispa yang sedang 27 orang (58.7%), pengetahuan berjumlah 24 orang (52.2%), penggunaan masker berjumlah 26 orang (56.5%), masa kerja berjumlah 27 orang (58.7%), sedangkan merokok berjumlah 36 orang (78.3%). Hasil uji statistik hubungan gejala Ispa terhadap pengetahuan p = 0.041 dengan OR = 4.333 (CI= 1.235- 15.206), terhadap penggunaan masker p = 0.002 dengan OR= 9.800 (CI=2.500 38.411), terhadap masa kerja p = 0.026 dengan OR= 0.204 (CI= 0.057 0.726) dan terhadap merokok p= 0.031 dengan OR= 9.000 (CI= 1.03178.574). Hasil penelitian kapasitas paru dengan menggunakan alat peek flow meter didapatkan bahwa 35 responden berat, 6 responden sedang. Pada penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa Pengetahuan, Penggunaan Masker, Masa Kerja dan Merokok berhubungan dengan gejala ISPA. Dari keempat variabel penelitian tersebut yang memiliki tingkat hubungan tertinggi adalah variabel penggunaan masker terhadap gejala ISPA.