Perbedaan Efektifitas Penekanan Titik Akupresur Pericardium 6 Dengan Farmakologi Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Hyperemesis Di Puskesmas Muara Labuh Tahun 2018

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Yusmariyanti
Advisor:
Firzan
Noflindaputri, Resty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Akupresur, hyperemesis.
DOI:
-
Abstract :
Hyperemesis gravidarum didefenisikan sebagai suatu kejadian mual dan muntah yang mengakibatkan penurunan berat badan lebih dari 5%, asupan cairan dan nutrisi yang abnormal, ketidak seimbangan elektrolit, dehidrasi, serta memiliki konsekwensi yang merugikan janin, Mual dan muntah merupakan gangguan yang paling sering ditemukan pada kehamilan trimester 1 pada masa kehamilan. Penekanan titik pericardium 6 dengan frekwensi satu kali dalam sehari selama 3 hari,terbukti berpengaruh terhadap penurunan mual dan muntah pada ibu hamil dengan hyperemesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektifitas pemberian penekanan titik akupresure pericardium 6 dengan pemberian farmakologi terhadap mual dan muntah pada ibu hamil hyperemesis di puskesmas muara labuh. Desain penelitian yang digunakan adalah desain quasi-eksprimen dengan rancangan pretest posttest with control group, yaitu penelitian semu pada kelompok pembanding, Populasi adalah semua pasien yang mengalami Hyperemesis di ruang rawat jalan Puskesmas Muara Labuh Kabupaten Solok Selatan. Sampel diambil dengan purposive sampling, berjumlah 20 data. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembaran kuesioner, kemudian diolah dan dianalisa secara komputerisasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari rata-rata mual dan muntah sebelum intervensi pada kelompok eksperimen adalah 9,00 dan kelompok kontrol 6,80. Rata-rata mual dan muntah sesudah intervensi pada kelompok eksperimen adalah 1,55 dan kelompok kontrol 2,25. Hasil Bivariat dipeoleh bahwa pemberian Akupresur pada titik pericardium 6 lebih efektif daripada pemberian farmakologi (p=0,005). Dapat disimpulkan bahwa terapi akupresur efektif untuk menurunkan mual dan muntah pada pasien hyperemesis. Diharapkan pada pihak puskesmas agar dapat mempromosikan dan memfokuskan pemberian akupresur pada pasien hyperemesis untuk mengatasi masalah mual dan muntah.
Download From Google Drive