Perbedaan Efektifitas Pemberian Hidroterapi Dan Hidroterapi Dengan Ekstrak Kulit Pisang Kepok (Musa Pradisiaca Linn) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Wanita Produktif Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Biaro Tahun 2018
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Sintia, Mira Ade
Advisor:
Hasnita, Evi
Zuraida
Zuraida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Hidroterapi Ekstrak Kulit Pisang Kepok, Hipertensi, Wanita Produktif.
DOI:
-
Abstract :
Hipertensi adalah kondisi dengan tekanan darah seseorang yang meningkat secara kronis pada seseorang dengan tekanan darah 140/90 mmHg. Berdasarkan data di Wilayah Kerja Puskesmas Biaro tahun 2018, kasus hipertesi wanita produktif sebanyak 22 orang. Salah satu terapi non farmakologis adalah hidroterapi ekstrak kulit pisang kepok (Musa Pradisiaca Linn) yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan untuk mengetahui perbedaan efektifitas hidroterapi dan hidroterapi ekstrak kulit pisang kepok(Musa Pradisiaca Linn) terhadap penurunan tekanan darah pada wanita produktif hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Biaro Tahun 2018. Desain penelitian ini adalah Quasy-Eksperimental dengan rancangan Pretest- Posttest Two Group Design. Populasi pada penelitiaan ini adalah wanita produktif hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Biaro Tahun 2018. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi didapat sampel 20 orang. Pengumpulan data dengan lembar observasi dan analisis data menggunakan Paired Sample t-Tes dengan <0,05. Hasil penelitian menunjukkan tekanan darah sistolik dan diastolik mengalami penurunan sebelum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan penurunan tekanan darah antara kelompok intervensi hidroterapi dan ekstrak kulit pisang kepok (Musa Pradisiaca Linn) dengan rata-rata perbedaan 18,300/-2,600 mmHg dan p- value=0,019/0,019 dimana pemberian hidroterapi ekstrak kulit pisang kepok lebih efektif terhadap penurunan tekanan darah pada wanita produktif hipertensi. Dapat disimpulkan bahwa hidroterapi ekstrak kulit pisang kepok mampu menurunkan tekanan darah pada wanita hipertensi secara signifikan. Untuk itu diharapkan kepada pihak Puskesmas Biaro untuk dapat mengembangkan terapi non farmakologis dalam penatalaksanaan hipertensi, salah satunya pemberian hidroterapi ekstrak kulit pisang kepok yang tidak memberikan efek samping kepada pasien.