Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Perubahan Pola Menstruasi Pada Akseptor KB Suntik di Wilayah Kerja Puskesmas Bonjol Kabupaten Pasaman tahun 2018
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Ryani, Dina
Advisor:
Kartika, Imelda R.
Paramitha, Firsty Ayu
Paramitha, Firsty Ayu
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Akseptor KB suntik, umur, pekerjaan, lama pemakaian, kepatuhan jadwal ulangan suntik
DOI:
-
Abstract :
Kontrasepsi suntik adalah alat kontrasepsi yang disuntikkan kedalam tubuh dalam jangka waktu tertentu kemudian masuk kedalam pembuluh darah diserap sedikit demi sedikit oleh tubuh yang berguna untuk mencegah kehamilan. Berdasarkan pengamatan awal yang dilakukan peneliti di Puskesmas Bonjol sebanyak 60% akseptor KB suntik mengatakan ada perubahan pada pola menstruasinya. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan perubahan pola menstruasi pada akseptor KB Suntik di Wilayah kerja Puskesmas Bonjol. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan desain crossectional . Sampel penelitian adalah 94 responden di Puskesmas Bonjol. Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perubahan pola menstruasi pada akseptor KB suntik di Wilayah kerja Puskesmas Bonjol diuji dengan uji Chi-Square dengan derajat kepercayaan 95 % dan makna = 0,005. Variabel independen yang diteliti adalah umur, pekerjaan, lama pemakaian dan kepatuhan pada jadwal ulangan suntik. Hasil penelitian menunjukkan 55, 4 % responden berumur 35 tahun, 54, 25 % responden merupakan ibu yang bekerja, 54, 25 % responden dengan lama pemakaian lebih dari 1 tahun, 52, 2 % responden mematuhi jadwal ulangan suntik, 63, 8 % responden mengalami perubahan pola menstruasi setelah menggunakan KB suntik. Dari empat variabel yang diteliti ada hanya dua variabel yang memiliki hubungan, dari hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan antara lama pemakaian (p = 0,003; OR= 4,168), dan kepatuhan jadwal suntik ulang (p = 0,002 ; OR= 4,457) dengan perubahan pola menstruasi pada akseptor KB suntik di wilayah kerja Puskesmas Bonjol. Dapat disimpulkan bahwa ada beberapa faktor yang berhubungan dengan perubahan pola menstruasi pada akseptor KB suntik yaitu umur, pekerjaan, lama pemakaian dan kepatuhan pada jadwal ulangan suntik. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar memberikan konseling yang tepat kepada calon akseptor KB suntik tentang efek samping dan faktor yang mempengaruhinya.