Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemakaian Kontrasepsi Implant Pada Akseptor KB Aktif di Puskesmas Bonjol tahun 2018

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Dewi, Silvia
Advisor:
Kartika, Imelda R.
Paramitha, Firsty Ayu
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, dukungan suami, peran petugas, pemakaian kontrasepsi implant.
DOI:
-
Abstract :
Kontrasepsi Implant disebut juga sebagai alat kontrasepsi bawah kulit, alat kontrasepsi ini disusupkan di bawah kulit lengan atas sebelah dalam, Kontrasepsi implant ini berisikan levonorgestrel,terdiri dari dua kapsul yang diisersikan di bawah kulit lengan atas bagian dalam,kira-kira 6-10 cm dari lipat siku, waktu pemakaian implant ini dalam jangka waktu tiga tahun. Puskesmas Bonjol peringkat ketiga paling rendah pencapaian peserta KB aktif di tahun 2017 dengan pencapaian 56.3%.Tujuan penelitian ini mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemakaian kontrasepsi Implant pada Akseptor KB Aktif di puskesmas Bonjol tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah deskripti fanalitik dengan desain crossectional study. Sampel penelitian adalah 95 responden di puskesmas Bonjol. Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemakaian alat kontrasepsi di Puskesmas Bonjol diuji dengan uji Chi-Square dengan derajat kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan 62,1% responden mempunyai pengetahuan tinggi, 52,6% menyatakan dukungan suami negatif, 50,5% menyatakan peran petugas kurang baik, 64,2% menyatakan tidak menggunakan alat kontrasepsi implant.Uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p = 0,042; OR= 2,688), dukungan suami (p= 0,006 ; OR= 3,707), peran petugas (p= 0,045; OR= 2,640) dengan pemakaian kontrasepsi implant. Disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan,dukungan suami,peran petugas kesehatan dengan pemakaian alat kontrasepsi Implant. Diharapkan agar memilih kontrasepsi untuk menjarakan kehamilan serta alat kontrasepsi yang resiko kegagalan sangat kecil dan alat kontrasepsi yang cocok dengan ibu.
Download From Google Drive