Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Keikutsertaan Wanita Pasangan Usia Subur (WUS) Menjadi Akseptor KB di Wilayah Kerja Puskesmas Sumpur Kudus Tahun 2018
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Juita, Maysra
Advisor:
Sulistia, Yori
Wahyuni
Wahyuni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Persepsi kerentanan, dukungan suami, paritas, akseptor KB aktif.
DOI:
-
Abstract :
Puskesmas Sumpur Kudus merupakan puskesmas dengan capaian peserta KB aktif yang paling rendah di Kabupaten Sijunjung yaitu sebesar 40,94%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Keikutsertaan Wanita Pasangan Usia Subur (WUS) Menjadi Akseptor KB di Wilayah Kerja Puskesmas Sumpur Kudus Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah case control dengan pendekatan retrospektif. Populasi pada penelitian adalah seluruh wanita pasangan usia subur yang ada di wilayah kerja Puskesmas Sumpur Kudus, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan besaran sampel sebanyak 96 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner penelitian. Analisis data pada penelitian ini meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian (50%) responden menunjukkan persepsi kerentanan tinggi, 60,4% paritas multipara, 53,1% dukungan suami baik dan 50% adalah akseptor KB aktif. Ada hubungan persepsi kerentanan (p = 0,002, OR = 2), paritas ( p = 0,007, OR = 2,167), dan dukungan suami (p = 0,000, OR = 3,091) dengan keikutsertaan wanita pasangan usia subur menjadi akseptor KB. Dapat disimpulkan bahwa persepsi kerentanan, paritas, dukungan suami berhubungan signifikan dengan keikutsertaan menjadi akseptor KB, untuk itu diharapkan kepada semua pihak terutama petugas kesehatan untuk selalu meningkatkan edukasi dan penyuluhan tentang pentingnya keikutsertaan pasangan usia subur menjadi akseptor KB.