Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur Di Wilayah Kerja Puskesmas Naras Kota Pariaman Tahun 2018
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Rahmi, Zakiyatur
Advisor:
Noflindaputri, Resty
Juwita, Lisavina
Juwita, Lisavina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Persepsi, Dukungan Keluarga, Penmggunaan Kontrasepsi.
DOI:
-
Abstract :
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Pariaman tahun 2017, didapat jumlah akseptor KB yang aktif adalah sebanyak 6.940 orang dari 11.090 PUS atau sebesar 62,58%. Dari 7 wilayah puskesmas yang ada, Puskesmas Naras memiliki capaian yang terendah, yaitu 831 akseptor dari 1.544 PUS atau 53,82%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi pada pasangan usia subur di wilayah kerja Puskesmas Naras Kota Pariaman tahun 2018. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2018 di wilayah kerja Puskesmas Naras Kota Pariaman. Populasi adalah pasangan usia subur sebanyak 1.544. Sampel penelitian adalah pasangan usia subur, sampel diambil sebnyak 94 orang dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan 85% memiliki pengetahuan rendah, 52,5% memiliki prespsi negatif, 60% dukungan keluarga sudah tinggi, 70% tidak menggunakan kontrasepsi. Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan degan penggunaan kontrasepsi, p value 0,006. Terdapat hubungan yang bermakna antara persepsi dengan penggunaan kontrasepsi, p value 0,009. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antra dukungan keluarga dengan penggunaan kontrasepsi, p value 0,729. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan masih kurangnya minat pasangan usia subur terhadap pemakaian kontrasepsi, dikarenakan ketidaktahuan tentang kontrasepsi dan persepsi yang berbeda-beda terhadap pemakaian kontrasepsi, dan diharapkan kepada petugas kesehatan agar lebih sering melakukan pendekatan dan penyuluhan kepada pasangan usia subur agar berjalan dengan baik program KB tersebut, sehingga dapat menimbulkan minat pasangan usia subur untuk menggunakan kontrasepsi.