Hubungan Umur, Paritas, Pendidikan Dan Kunjungan Antenatal Care (ANC) Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Tingkat Pelayanan Dasar Sekota Bukittinggi Tahun 2018
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Lova, Opella Dedra
Advisor:
Afriyanti, Detty
Febriyeni
Febriyeni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Ibu hamil, kejadian anemia, kunjungan antenatal care, paritas, pendidikan, usia.
DOI:
-
Abstract :
Anemia pada kehamilan merupakan fenomena dimana ibu hamil yang mempunyai kadar Hb < 11,00 gr% pada trimester I, II dan III atau kadar Hb < 10,50 gr% pada trimester II, karena ada perbedaan hemodilusi terutama terjadi pada trimester II. Anemia dalam kehamilan yang paling sering dijumpai adalah anemia akibat kekurangan zat besi (Fe). Di bukittinggi pada tahun 2016 tercatat prevalensi anemia pada ibu hamil sebesar 19,75% dan menurun menjadi 12,14%. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan umur, paritas, pendidikan dan kunjungan antenatal care (ANC) dengan kejadian anemia pada ibu hamil di tinggkat pelayanan dasar sekota bukittinggi tahun 2018. Desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 161 ibu hamil. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur menggunakan ceklis dan cara ukur menggunakan uji chi square. Tempat penelitian ini dilakukan di tingkat pelayanan dasar sekota Bukittinggi, waktu penelitian ini dilakukan pada tanggal 24 juli 15 agustus tahun 2018. Dari hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang bermakna kejadian anemia dengan umur (p= 0,000), paritas dengan kejadian anemia (p=0,000), pendidikan dengan kejadian anemia (p= 0,001) dan kunjungan antenatal care (ANC) dengan kejadian anemia (p= 0,000) < dari 0,005. Berdasarkan hasil penelitian bahwa masalah anemia pada ibu hamil dapat dicegah untuk menghindari resiko yang mungkin dialami selama kehamilan/ persalinan. Diantaranya dengan menghindari kehamilan terlalu tua, terlalu seringdan peningkatan kunjungan antenatal care (ANC). Saran peneliti ibu hamil perlu menghindari faktor- faktor anemia agar resiko tinggi kehamilan dan persalinan dapat dihindari.