Hubungan Status Gizi, Jenis Kelamin dan Usia Anak dengan Perkembangan Motorik Halus dan Kasar pada Anak Usia Prasekolah di TK Melati Ikhlas Padang Tahun 2016

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Alfiani, Yelvi
Advisor:
Kartika, Imelda R.
Nengsih, Widya
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Perkembangan Motorik Kasar, Halus, Status Gizi, Jenis Kelamin, Usia
DOI:
-
Abstract :
Kemampuan motorik anak pada usia prasekolah tersebut lebih terlihat karena anak banyak mengeksplorasi motorik kasar dan motorik halusnya. Data Dinas Kota Padang tahun 2014, ditemukan anak yang mengalami gizi buruk sebesar 0,13%. Data DDTK pada balita ditemukan jumlah balita yang terdeteksi dini tumbuh kembang sebesar 85,9%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi, jenis kelamin dan usia anak dengan perkembangan motorik halus dan kasar pada anak usia prasekolah di TK Melati Ikhlas Padang tahun 2016. Jenis penelitian adalah analitik dengan desain cross sectional study yang dilakukan di TK Melati Ikhlas Padang pada bulan Maret September 2016. Populasi semua anak usia 5-6 tahun di TK Melati Ikhlas Padang berjumlah 90 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Data dikumpulkan menggunakan format KPSP dan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian didapatkan 12,2% perkembangan motorik halus dan kasar anak usia presekolah tidak sesuai. 17,8% status gizi anak usia prasekolah tidak normal. 56,7% jenis kelamin terbanyak adalah perempuan. 96,7% anak berusia < 72 bulan. Ada hubungan status gizi (p = 0,000), tidak ada hubungan jenis kelamin anak (p = 0,751) dan ada hubungan usia anak (p = 0,038) dengan perkembangan motorik halus dan kasar. Berpedoman pada hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan status gizi dan usia anak serta tidak ada hubungan jenis kelamin anak dengan perkembangan motorik halus dan kasar, maka diharapkan kepada guruguru yang ada di TK Melati Ikhlas Padang untuk dapat mengadakan pertemuan secara rutin dengan orangtua dengan memberikan penyuluhan kepada orang tua anak tentang perkembangan anak terutama perkembangan motorik halus dan kasar anak serta memberikan stimulasi sesuai usia anak dan memperhatikan gizi anak.
Download From Google Drive