Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian perdarahan postpartum di Rumah Sakit Bhayangkara Padang Periode Januari-Desember tahun 2017

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Trisni, Irma Reza
Advisor:
Zuraida
Febriyeni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Perdarahan, Paritas, Umur, Haemoglobin.
DOI:
-
Abstract :
Berdasarkan data awal perdarahan post partum, di Rumah Sakit Bhayangkara Padang tahun 2016 sebanyak 390 kasus dan tahun 2017 sebanyak 294 kasus, dari DKK (Dinas kesehatan Kota) tahun 2017 peringkat pertama daerah Kab. Pasaman barat jumlah kematian ibu 20 dan perdarahan 5, Peringkat kedua di kota Padang dengan jumlah kematian ibu 16 dan perdarahan 6. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian perdarahan postpartum di Rumah Sakit Bhayangkara Padang tahun 2018. Jenis penelitian ini Survey Analitik dengan desain Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 3-5 agustus 2018. Pengambilan sampel diambil secara Total Sampling sebanyak 294 data lbu bersalin dalam 1 tahun. Pengolahan secara komputerisasi Analisa secara Univariat dan Bivariat. Hasil penelitian didapatkan sebagian kecil (29,6%) ibu mengalami perdarahan, lebih dari separuh (59,9%) paritas ibu berisiko, sebagian kecil (28,9%) umur Ibu berisiko, sebagian kecil (25,2%) Ibu dengan anemia, Ada hubungan paritas dengan kejadian perdarahan (p-value = 0,000), (OR=2,771), ada hubungan umur dengan kejadian perdarahan (p-value = 0,000), (OR=4,473), dan ada hubungan antara anemia dengan kejadian perdarahan pada Ibu Bersalin di Rumah Sakit Bhayangkara Padang tahun 2017 (p-value=0,000), (OR=6,037). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan berisiko nya usia, paritas dan hb ibu maka akan meningkatkan angka perdarahan postpartum, sehubungan dengan penelitian ini disarankan agar petugas kesehatan dirumah sakit Bhayangkara Padang agar meningkatkan mutu pelayanan khususnya bagi ibu postpartum, agar ibu merasa nyaman setelah persalinan.
Download From Google Drive