Pengaruh pemberian jus buah belimbing wuluh terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Desa Pauh Timur Wilayah Kerja Puskesmas Pariaman tahun 2018

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Susanti, Nely
Advisor:
Hasnita, Evi
Oktavianis
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Buah Belimbing Wuluh, Tekanan Darah.
DOI:
-
Abstract :
Hipertensi merupakan penyebab kematian nomor 3 (tiga), setelah stroke dan tuberkulosis. Jumlahnya mencapai 6,8 persen dari proporsi penyebab kematian pada semua umur di Indonesia. Prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 30%. Pengobatan menggunakan obat-obatan yang mengadung bahan kimia secara berlebihan akan menimbulkan efek samping bagi tubuh, berbeda dengan pengobatan dengan menggunakan bahan-bahan alami yang cenderung lebih aman. Berbagai bahan alami dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah penderita hipertensi, salah satunya adalah dengan mengonsumsi rebusan daun belimbing wuluh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah belimbing wuluh terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Desa Pauh Timur Wilayah Kerja Puskesmas Pariaman tahun 2018 Penelitian yang akan dilakukan merupakan penelitian pre experimental design dengan rancangan one group pretest posttest. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli tahun 2018 di Desa Pauh Timur Wilayah Kerja Puskesmas Pariaman. Sampel penelitian adalah pra lansia yang menderita hipertensi derajat II, sampel diambil sebanyak 10 orang dengan teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian ini analisis menunjukkan bahwa pengaruh pemberian jus buah belimbing wuluh terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Desa Pauh Timur Wilayah Kerja Puskesmas Pariaman tahun 2018, dengan p value 0,001 Diharapkan pada penderita hipertensi dapat menerapkan pengobatan hipertensi secara non farmakologi sebagai alternatif lain untuk menurunkan tekanan darah, yaitu dengan mengkonsumsi jus belimbing wuluh. Salah satu kelebihan yang dimiliki dibandingkan dengan farmakologi adalah tidak memiliki efek samping apabila dikonsumsi dalam waktu yang lama.
Download From Google Drive