Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecemasan Ibu Primigravida Trimester III Dalam Menghadapi Persalinan Di BPM Bunda Kota Bukittinggi Tahun 2018
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Ariyanti, Susan
Advisor:
Oktavianis
Afriyanti, Detty
Afriyanti, Detty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kecemasan Pendidikan, pengetahuan, dan dukungan keluarga.
DOI:
-
Abstract :
Kehamilan primigravida merupakan suatu kondisi yang menimbulkan perubahan fisik dan psikologis. Salah satu aspek psikologis yang berpengaruh pada kehamilan adalah kecemasan. Berdasarkan data yang di dapatkan dari BPM Bunda pada bulan Januari-Mei 2018 didapatkan sebanyak 272 orang ibu hamil primigravida. Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan ibu primigravida trimester III dalam menghadapi persalinan di BPM Bunda Bukittinggi Tahun 2018. Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 48 orang Ibuhamil primigravida dengan teknik pengambilan Total Sampling. Penelitian ini dilakukan tanggal 24 Agustus - 04 September 2018. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan (70,8%)responden dengan pendidikan > SMA, (70,8%) dengan pengetahuan rendah, (60,4%)dengan keluarga yang tidak mendukung, dan (54,2%)yang mengalami kecemasan berat. Setelah dilakukan uji statistik didapatkan hasil terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kecemasan (p = 0,029 < 0,05) dan dukungan keluarga dengan kecemasan (p = 0,000 < 0,05). Sedangkan untuk pendidikan tidak ada hubungan dengan kecemasan(p = 0,269 > 0,05) Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pengetahuan dandukungan dari keluarga berhubungan dengan kecemasan. Sedangkan pendidikan tidak ada hubungan dengan kecemasan. Diharapkan kepada ibu hamil mau membekali diri dengan penegetahuan terkait dengan proses kehamilan. Selain itu bagi BPM sebaiknya memberikan asuhan kebidanan yang tepat sesuai dengan asuhan sayang ibu untuk meminimalkan tingkat kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan.