Hubungan Dukungan Keluarga, Aktifitas Fisik dengan Kestabilan Emosi Remaja Putri yang Mengalami Sindrom Premenstruasi di SMP N 7 Bukittinggi Tahun 2018

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Lasmaya, Dwi
Advisor:
Delfatmawati
Nengsih, Widya
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Dukungan Keluarga, Aktifitas Fisik, Kestabilan Emosi.
DOI:
-
Abstract :
Dari 8 SMP di Kota Bukittinggi Tahun 2018 diketahui 3 SMP yang tinggi angka kejadian sindrom premenstruasi (PMS). Diantaranya SMP N 7 Bukittinggi terdapat 110 orang siswi putri, dari 15 siswi yang di wawancara terdapat 11 siswi yang kurang mengetahui tentang PMS dan kurangnya dukungan keluarga terhadap kestabilan emosi remaja putri, di SMP N 4 Bukittinggi terdapat 145 siswi putri dilakukan wawancara pada 15 orang siswi, dari 15 siswi tersebut terdapat 7 siswi yang kurang mengetahui tentang PMS dan kurangnya dukungan keluarga terhadap kestabilan emosi remaja putri, di SMP N 8 Bukittinggi terdapat 101 dilakukan wawancara sebanyak 15 orang siswi, dari 15 siswi tersebut terdapat 7 siswi yang kurang mengetahui tentang PMS dan kurangnya dukungan keluarga terhadap kestabilan emosi remaja putrid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga,aktifitas fisik dengan kestabilan emosi pada remaja putri yang mengalami (PMS) di SMP N 7 kelas VIII Bukittinggi tahun 2018. Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Pengambilan sampel Total sampling dengan jumlah sampel 110 siswa putri. Penelitian ini dilaksanakan Bulan Agustus di SMP N 7 Bukittinggi 2018. Pengolahan data hasil penelitian dilakukan secara komputerisasi meliputi analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil menunjukkan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kestabilan emosi, nilai p=0,010, OR=3,023. ada hubungan aktifitas fisik dengan kestabilan emosi, p=0,005, OR=3,264. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah adanya hubungan yang signifikan antara 3 variabel yang diteliti ada hubungan antara dukungan keluarga, aktifitas fisik terhadap kestabilan emosi. Saran peneliti agar ramaja putri dapat meningkatkan lagi pengetahuannya tentang kestabilan emosi.
Download From Google Drive