Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Gejala Dermatitis Kontak Iritan pada Pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Regional Sumatera Barat Ampang Kualo Kota Solok Tahun 2016
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Syarwila
Advisor:
Rudjito
Femelia, Welly
Femelia, Welly
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Gejala dermatitis, pengetahuan, Personal hygiene, Alat Pelindung Diri
DOI:
-
Abstract :
Dermatitis merupakan peradangan kulit epidermis dan dermis sebagai respons pengaruh faktor eksogen atau endogen yang menimbulkan gejala klinis efloresensi polimorfik (eritema, edema, papul, vesikel, skuama, likenifikasi. Menurut WHO pada survei American Academy of Allergy tahun 2013, terdapat 5,7 juta kunjungan dokter pertahun. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui faktorfaktor yang berhubungan dengan gejala dermatitis kontak iritan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Jumlah sampel sama dengan jumlah populasi sebanyak 60 responden. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan pembagian kuesioner kepada pemulung. Data diolah secara univariat dan bivariat dan dianalisis dengan metode statistik chi square dengan program Komputerisasi. Hasil analisis penelitian terhadap 60 pemulung terdapat 22 pemulung dengan pengetahuan rendah mengalami gejala dermatitis kontak iritan 17 (77,3%) dan uji statistik didapatkan p value = 0,029, OR= 4,200. Dari 37 pemulung dengan personal hygiene tidak baik mengalami gejala dermatitis kontak iritan 28 (75,7%) uji statistik didapatkan p value = 0,000, OR= 8,815. Dari 31 pemulung dengan penggunaan APD tidak baik mengalami gejala dermatitis kontak iritan 23 (74,2%) dengan p value = 0,010, OR= 4,705. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan yang rendah, personal hygiene yang kurang baik serta penggunaan APD yang tidak baik berhubungan secara signifikan dengan gejala dermatitis kontak iritan. Dari ketiga variabel didapatkan yang paling berhubungan dan nilai asosiasi tinggi adalah personal hygiene yang tidak baik.