Faktor Faktor Penyebab Penyakit Periodontal pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Muaro Bodi Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung Tahun 2016
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Utami, Ulfah
Advisor:
Harisnal
Rusti, Sukarsi
Rusti, Sukarsi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Gigi, Ibu Hamil, Penyakit Periodontal
DOI:
-
Abstract :
Penyakit periodontal adalah penyakit yang mengenai jaringan pendukung gigi yang disebabkan oleh bakteri. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung terdapat 9,5% kasus kesehatan gigi dan mulut di Puskesmas Muaro Bodi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan penyebab penyakit periodontal pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Muaro Bodi Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung Tahun 2016. Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional dimana pengumpulan variabel independen dan dependen dilakukan secara bersamaan.Teknik pengambilan sampel menggunakan cara total sampling. Jumlah sampel sama dengan populasi yakni 53 orang. Penelitian dilakukan bulan Agustus 2016 di Wilayah Kerja Puskesmas Muaro Bodi. Data yang terkumpul dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan 49,1% responden mengalami penyakit periodontal, 41,5% responden memiliki pengetahuan rendah, 39,6% responden memiliki perilaku kurang baik dan 20,8% responden mengalami tingkat keparahan karang gigi yang parah. Berdasarkan analisis bivariat terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan (pvalue 0,000, OR=21,714), Perilaku (pvalue 0,000, OR=86), tingkat keparahan karang gigi (pvalue 0,035, OR=6,618) dengan penyakit periodontal. Kesimpulannya adalah variabel independen yang paling beresiko terhadap variabel dependen adalah karang gigi. Saran dalam penelitian ini terhadap responden diharapkan dapat membersikan karang gigi minimal 1 kali dalam 6 bulan, menjaga kebersihan gigi dan mulutnya dengan cara menyikat gigi dua kali sehari, mengkonsumsi makanan yang mengandung serat. Kepada Puskesmas Muaro Bodi diharapkan lebih meningkatkan kegiatan penyuluhan tentang penyakit periodontal pada ibu hamil.