Hubungan Motivasi, Stres Kerja, Kompensasi Dan Disiplin Terhadap Kinerja Tenaga Kefarmasian Pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun 2016

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Herawati, Yetti
Advisor:
Novela, Vina
Nurdin
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Motivasi, stres, kompensasi, disiplin, kinerja
DOI:
-
Abstract :
Keterbatasan sumber daya, mengakibatkan beban kerja menjadi tinggi yang dapat berdampak pada kinerja. Berdasarkan laporan yang di dapatkan dari tenaga Kefarmasian Puskesmas dari bulan Januari Juni 2016 terdapat 16 dari 23 Puskesmas yang laporannya sering tidak akurat, hal ini terjadi akibat beban kerja yang banyak sehingga memicu terjadinya stres kerja serta menurunnya motivasi kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Hubungan Motivasi, Stres Kerja, Kompensasi dan Disiplin terhadap Kinerja Tenaga Kefarmasian Pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pemerintah Daerah Kabupaten Agam Tahun 2016 Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Kabupaten Agam sebanyak 22 puskesmas dan 1 RSUD pada tanggal 30 Agustus s/d 9 September 2016 dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 35 responden. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi dengan menggunakan uji statistik Chi-square. Hasil analisis univariat dari 35 responden di peroleh sebanyak 18 responden (51,4%) memiliki kinerja yang baik, 18 responden (51,4%) memiliki motivasi rendah, 21 responden (60%) tidak mengalami stress kerja, 24 responden (68,8%) mengatakan kompensasi tidak sesuai, 19 responden (54,3%) memiliki disiplin yang baik. Berdasarkan hasil dari analisis bivariat menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kinerja yaitu motivasi dengan p value = 0,000) dan OR=37,5 stres kerja dengan p value = 0,000 dan OR=55,25, kompensasi dengan p value =0,005 dan OR=20, dan disiplin dengan p value = 0,011 dan OR=8,4. Hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa motivasi dan stres kerja yang paling berhubungan dengan Kinerja Tenaga Kefarmasian. Disarankan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam untuk lebih meningkatkan monitoring dan evalusi terhadap Tenaga Kefarmasian guna meningkatkan kinerja tenaga kefarmasian dalam melaksanakan tugasnya, melengkapi sarana dan prasarana untuk penunjang tugastugas karyawan serta perlu memberikan reward, insentif ataupun kompensasi yang sesuai agar dapat menghasilkan kinerja yang baik
Download From Google Drive