Hubungan Paparan Asap Rokok, Stres, dan Alergi dengan Kejadian Asma Pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Pakan Kamis Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam Tahun 2016
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Safitri, Neneng
Advisor:
Nurhayati
Femelia, Welly
Femelia, Welly
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Alergi, Kejadian Asma, Paparan Asap Rokok, Stress
DOI:
-
Abstract :
Asma adalah salahs atupenyakit kronik (menahun) pada paru-paru dengan pasien terbanyak di dunia. Berdasarkan data WHO tahun 2010, jumlah penderita asma di dunia diperkirakan mencapai 300 juta orang. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat hingga 400 juta orang pada 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paparan asap rokok, stres, dan alergi dengan kejadian asma pada masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Pakan Kamis Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam Tahun 2016. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan desain cross sectional, dilakukan penelitian terhadap kejadian asma dengan menggunakan kuesioner dengan subjek penelitian berjumlah 79 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data menggunakan uji chi-square. Adapun yang menjadi variabel independen adalah paparan asap rokok, stress, alergi dan variabel dependen adalah kejadian asma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diantara 79 responden diketahui jumlah kejadian asma 28 orang (35,4%), paparan asap rokok atau yang terpapar berjumlah 56 orang (70,9%), stress berjumlah 43 orang (54,4%), sedangkan alergi berjumlah 42 orang (53,2%). Hasil uji statistik hubungan kejadian asma terhadap paparan asap rokok didapatkan nilai p = 0,016 dengan OR = 5,376, terhadap stress diperoleh nilai p = 0,044 dengan OR= 3,043, Terhadap alergi diperoleh nilai p = 0,030 dengan OR = 3,29. Penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa paparan asap rokok, stress dan alergi berhubungan dengan kejadian asma. Dari ketiga variabel penelitian tersebut yang memiliki tingkat hubungan tertinggi adalah variabel paparan asap rokok terhadap kejadian asma.