Efektifitas Latihan Auto Stretching dan Hold Relax Stretching Terhadap Fleksibilitas Otot Hamstring Pada Lansia Di Puskesmas Guguak Panjang Bukittinggi Tahun 2017
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Rahmansyah, Ranggi
Advisor:
Sulung, Neila
Febriani, Yelva
Febriani, Yelva
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Auto Streching, Hold Relax Streching, Fleksibilitas, Sit Reach Test.
DOI:
-
Abstract :
Dari hasil survey yang telah di dapatkan di Puskesmas Guguak Panjang satu tahun terakhir terdata semua lansia laki-laki dan perempuan sebanyak 262 orang. Terdapat 20 orang memiliki keterbatasan fleksibilitas otot hamstring. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas Latihan Auto Stretching dan Hold Relax Stretching Terhadap Fleksibilitas Otot Hamstring Pada Lansia.
Penelitian menggunakandesain Quas - i E k s p e rim e n t , teknik pengambilan sampel P u r p o siv e S a m plin g . Subjek penelitian ini Lansia diwilayah Puskesmas Guguak Panjang Bukittinggi, diantaranya yang berumur 60-74 tahun.Sampel dibagi menjadi 2 grup, terdiri dari 10 orang kelompok perlakuan A( A u t o S t r e t c hin g ) dan kelompok perlakuan B( Hold Relax Streching ) dilakukan pengukuran sebelum dan sesudah diberikan latihan Auto Streching dan Hold Relax Streching . Dilakukan 3 kali seminggu selama 2 minggu.
Diperoleh data normal, uji statistik menggunakan Paired Samples t-Test. Hasil perubahan pada Auto Streching yang signifikan dengan nilai p=0,000 (<0,05). Hasil pada Hold Relax strechingyang signifikan dengan nilai p=0,0005 (<0,05). Uji statistik beda pengaruh pada Auto Streching dan Hold Relax Streching menggunakan T-test Independent. Uji beda pengaruh didapatkan nilai sebesar p=0,000 (<0,05). Dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang bermakna antara Auto Streching dan Hold Relax Streching. Auto Streching lebih efektif dari Hold Relax Streching dilihat dari mean Auto Streching 10,85 dan Hold Relax Streching 11,25. Diharapkan bagi responden dan tempat penelitian selalu mengembangkan terapi latihan Auto StrechingdanHold Relax Strechingkhususnya bagi lansia.
Penelitian menggunakandesain Quas - i E k s p e rim e n t , teknik pengambilan sampel P u r p o siv e S a m plin g . Subjek penelitian ini Lansia diwilayah Puskesmas Guguak Panjang Bukittinggi, diantaranya yang berumur 60-74 tahun.Sampel dibagi menjadi 2 grup, terdiri dari 10 orang kelompok perlakuan A( A u t o S t r e t c hin g ) dan kelompok perlakuan B( Hold Relax Streching ) dilakukan pengukuran sebelum dan sesudah diberikan latihan Auto Streching dan Hold Relax Streching . Dilakukan 3 kali seminggu selama 2 minggu.
Diperoleh data normal, uji statistik menggunakan Paired Samples t-Test. Hasil perubahan pada Auto Streching yang signifikan dengan nilai p=0,000 (<0,05). Hasil pada Hold Relax strechingyang signifikan dengan nilai p=0,0005 (<0,05). Uji statistik beda pengaruh pada Auto Streching dan Hold Relax Streching menggunakan T-test Independent. Uji beda pengaruh didapatkan nilai sebesar p=0,000 (<0,05). Dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang bermakna antara Auto Streching dan Hold Relax Streching. Auto Streching lebih efektif dari Hold Relax Streching dilihat dari mean Auto Streching 10,85 dan Hold Relax Streching 11,25. Diharapkan bagi responden dan tempat penelitian selalu mengembangkan terapi latihan Auto StrechingdanHold Relax Strechingkhususnya bagi lansia.