Pengaruh Senam Dismenorhe Terhadap Nyeri Dismenorhe Pada Mahasiswi Tingkat I Asrama Putri Darul Ikhsan STIKes Fort De Kock Bukittinggi Tahun 2018
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Unnisa, Aulia
Advisor:
Hasnita, Evi
Oktavianis
Oktavianis
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Dismenore, Remaja, Senam Dismenore.
DOI:
-
Abstract :
Desminore merupakan Kram, nyeri dan ketidaknyamanan lain yang berhubungan dengan menstruasi. Di Indonesia angka kejadian dismenore sebesar 107.673 jiwa (64,25%), yang terdiri dari 59.671 jiwa (54,89%) mengalami dismenorhe primer dan 9.496 jiwa (9,36%) mengalami dismenorhe sekunder (Info Sehat, 2010). Berdasarkan hasil penelitian (PIK-KRR) diIndonesia didapatkan angka kejadian dismenorhe terdiri dari 72,98% mengalami dismenorhe primer, dan 27,11% mengalami dismenorhe sekunder sedangkan angka kejadian dismenorhe mencapai 45-95% dikalangan usia produktif. Untuk mengetahui pengaruh senam dismenorhe terhadap nyeri dismenorhe pada mahasiswi Tingkat I Asrama Putri Darul Ikhsan STIKes Fort De Kock Bukittinggi Tahun2018. Penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan rancangan penelitian Pre Test dan Post Test. Dalam penelitian ini sampel diambil dengan metode Purpossive Sampling dengan jumlah sampel 18 orang. Data diambil dengan menggunakan, wawancara dan perlakuan kepada responden, yang dilakukan dari bulan Januari Februari 2018. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan computer untuk mengetahui perbedaan rata rata sebelum dan setelah eksperimen dengan variable uji T dependent. Dari hasil penelitian ini didapatkan rata rata responden sebelum diberikan senam 5,83 sedangkan setelah diberikan senam 2,72. Terdapat perbedaan rata rata antara sebelum dan setelah pemberian senam, sedangkan Pvalue=0,000. Berarti terdapat perbedaan nyeri dismenore sebelum dan setelah diberikan senam. Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa mahasiswi yang melakukan senam dapat menurunkan nyeri dismenore Mahasiswi Tingkat I Asrama Darul Ikhsan STIKes Fort De Kock Bukittinggi Tahun 2018. Diharapkan bagi mahasiswi agar rutin dalam melakukan senam agar dapat mengatasi masalah dismenore yang sering dialami, karena dengan melakukan senam terbukti efektif dalam mengurangi nyeri dismenore.