Analisis Pemanfaatan Jamban Keluarga Di Wilayah Kerja Puskesmas Batukambing Jorong Ganting Nagari Sitanang Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam Tahun 2017
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Suparman, Dodi
Advisor:
Nurdin
Yanti, Cici Apriza
Yanti, Cici Apriza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Jamban Keluarga.
DOI:
-
Abstract :
Sanitasi lingkungan terkait jamban keluarga di Indonesia pada umumnya dan propinsi Sumatera Barat pada khususnya masih belum mencapai kondisi sanitasi yang memadai. Fasilitas pembuangan kotoran manusia yang memenuhi syarat kesehatan berpengaruh besar terhadap kesehatan lingkungan. Berdasarkan data Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kecamatan Ampek Nagari, akses jamban keluarga baru mencapai 53,35%. Sedangkan, di wilayah kerja Puskesmas Batukambing cakupan akses jamban keluarga baru mencapai angka 43.80%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan jamban keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Batukambing Jorong Ganting Nagari Sitanang Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam Tahun 2017. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara mendalam (Indepth Interview) dengan informan. Jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli - Agustus 2017. Informan pada penelitian ini yaitu Wali Nagari, Wali Jorong Ganting, Petugas Promkes Puskesmas Batukambing, Bidan Desa Poskesri Ganting, Kader Posyandu, Tokoh Masyarakat, Kepala Keluarga, dan Ibu Rumah Tangga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pemanfaatan Jamban Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Batukambing Jorong Ganting Nagari Sitanang Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam tahun 2017 masih belum dimanfaatkan dengan baik sebagai mana mestinya walaupun untuk kuantitas ketersediaan jamban keluarga sudah 113 KK dari 139 KK yang ada. Ini erat kaitannya dengan kondisi sarana fisik jamban yang belum memenuhi syarat, peran tokoh masyarakat dan faktor kebiasaan. Disarankan kepada pihak puskesmas agar menjalin koordinasi dan kerjasama yang baik dengan lintas program dan lintas sektor terkait serta melakukan kegiatan komunikasi, edukasi, dan pemberian informasi yang berkelanjutan dan berkesinambungan kepada masyarakat dalam perubahan perilaku kearah yang lebih baik.