Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian BBLR di RSUD Sijunjung Tahun 2018
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Usmeri, Eza
Advisor:
Sulung, Neila
Koesuma, Rahmi Sari
Koesuma, Rahmi Sari
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Injeksi Dexametasone, Paritas, Usia, Status Gizi, Umur, Kehamilan Kembar , Penyakit Kehamilan, Kunjungan ANC.
DOI:
-
Abstract :
Di Sumatera Barat tahun 2014, dari jumlah kelahiran hidup sebanyak 93.472 orang terdapat 2.066 orang yang BBLR dengan presentasi 2,2 % dan kematian neonatal sebanyak 689 orang dengan presentasi 33,3 %. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian BBLR di RSUD Sijunjung Tahun 2018. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi seluruh bayi yang ada di RSUD sijunjung sebanyak 89 orang. Teknik pengambilan sampel total sampling. Cara pengambilan data menggunakan kuesioner. Pengolahan data secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square, diolah secara komputerisasi. Penelitian dilakukan bulan Februari 2018. Hasil penelitian didapatkan 42(47,2%) responden diinjeksi Dexametasone, 50(56.2%) paritas ibu tidak beresiko, 45(50,6%) memiliki usia beresiko, 47 (52,8%) status gizi kurang, 54(60,7%) kehamilan ganda, 52 (58,4%) mengalami penyakit kehamilan, dan 55(61,8%) kunjungan ANC tidak bermutu. Hasil uji Chi-Square Injeksi Dexametason dengan Kejadian BBLR (Pvalue=0,012 OR=3,3), paritas (pvalue=0,122 OR=2), usia ibu(pvalue=0,071 OR=2), status gizi (pvalue= 0,029 OR=3), kehamilan kembar (pvalue=0,007 OR=4), penyakit ibu(pvalue=0,022 OR=3), dan kunjungan ANC (pvalue=0,043 OR=3). Dari hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa jika ditemukan ibu dengan kehamilan kembar, memeriksakan kehamilan ke tenaga kesehatan agar dapat dilakukan intervensi.