Efektivitas Rebusan Kacang Hijau Dan Buah Pepaya Terhadap Peningkatan Produksi ASI Di Wilayah Kerja Puskesmas Guguk Panjang Bukittinggi Tahun 2018
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Nengsih, Ria Fitri
Advisor:
Zuraida
Delvina, Vina
Delvina, Vina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Rebusan kacang hijau, Buah Pepaya, kelancaran Produksi ASI.
DOI:
-
Abstract :
ASI mengandung berbagai zat penting untuk tumbuh kembang bayi dan sesuai dengan kebutuhannya. Dalam 100 gram kacang hijau mengandung 124 mg kalsium dan 326 mg fosfor, Buah pepaya, pada daunnya, akar, getah dan buah pepaya juga mengandung zat papayotin, karpain, kautsyuk, karposit, laktogogum, (dapat meningkatkan atau memperlancar pengeluaran air susu) dan vitamin. Tujuan dari penelitian adalah untuk melihat Efektivitas Rebusan Kacang Hijau Dan Buah Pepaya Terhadap Peningkatan Produksi ASI Di Wilayah Kerja Puskesmas Guguk Panjang Bukittinggi Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah quasi ekperiment dengan rancangan pretest dan postest. Dalam penelitian ini sampel diambil dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel 30 orang. Pengolahan data dilakukan dengan spss untuk mengetahui perbedaan rata-rata sebelum dan setelah ekperimen dengan variable uji T dependen. Dari hasil penilaian ini didapatkan rata-rata responden sebelum kontrol 4.20 setelah kontrol 6.60. sedangkan p-value = 0,000. Berarti terdapat perbedaan produksi ASI sebelum dan sesudah kontrol. Didapatkan rata-rata responden sebelum diberikan rebusan kacang hijau 4.40 setelah diberikan rebusan kacang hijau 7.80. sedangkan p-value = 0,000. Berarti terdapat perbedaan produksi ASI sebelum dan sesudah diberikan rebusan kacang hijau. Didapatkan rata-rata responden sebelum diberikan pepaya 4.60. setelah diberikan pepaya 9.60. sedangkan p-value = 0,000. Berarti terdapat perbedaan produksi ASI sebelum dan sesudah diberikan pepaya. Dari hasil diatas disimpulkan bahwa mengkonsumsi pepaya lebih efektiv terhadap peningkatan produksi ASI di wilayah kerja puskesmas guguk panjang bukittinggi tahun 2018.