Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Terhadap Kemampuan Ibu Dalam Aplikasi Stimulasi Perkembangan Balita Usia 18-24 Bulan Di Nagari Koto Anau Wilayah Kerja Puskesmas Bukit Sileh Kabupaten Solok Tahun 2018

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Mariati M., Syafni
Advisor:
Mardison, Lidya
Putri, Nita Tri
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pendidikan Kesehatan Terhadap Kemampuan Stimulasi Ibu.
DOI:
-
Abstract :
Perkembangan anak terdapat masa kritis, dimana diperlukan rangsangan/ stimulasi yang berguna agar potensi berkembang. Stimulasi adalah adalah rangsangan yang dilakukan sejak bayi baru lahir (bahkan sebaiknya sejak di dalam kandungan) dilakukan setiap hari, untuk merangsang semua sistem indera (pendengaran, penglihatan, perabaan, pembauan, pengecapan). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap kemampuan ibu dalam aplikasi stimulasi perkembangan balita usia 18-24 bulan di Nagari Koto Anau wilayah kerja Puskesmas Bukit Sileh Kabupaten Solok tahun 2018. Penelitian yang bersifat Quasi eksperimental dengan rancangan yang digunakan adalah one group pretest-postest design. Penelitian telah dilakukan dilaksanakan pada 13 sampai 15 Februari tahun 2018 dengan jumlah responden adalah 15 orang. Teknik pengambilan sampel Purpsosive Random Sampling berjumlah 15 orang data dikumpulkan dengan cara wawancara kemudian data diolah menggunakan analisa univarat dan bivariat secara komputerisasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan rata-rata aplikasi stimulasi perkembangan responden sebelum dilakukan pendidikan kesehatan adalah 71,6, rata-rata aplikasi stimulasi perkembangan responden setelah dilakukan pendidikan kesehatan adalah 98,33. Terdapat pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap kemampuan ibu dalam stimulasi perkembangan balita usia 18-24 bulan di Nagari Koto Anau wilayah kerja Puskesmas Bukit Sileh Kabupaten Solok tahun 2018 dengan p value= 0,0005. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap kemampuan ibu dalam memberikan stimulasi perkembangan, dan diharapkan petugas gizi bekerja sama dengan petugas KIA untuk memberikan penyuluhan yang optimal dan berkesinambungan tiap bulannya tentang pentingnya makanan bergizi bagi pertumbuhan yang optimal dan pentingnya melakukan stimulasi perkembangan bagi anak, serta melakukan penimbangan dan pengukuran tinggi badan secara rutin tiap bulan sehingga setiap ada penyimpangan cepat di ketahui dan dintervensi secara dini sehingga tercipta generasi indonesia yang sehat dan cerdas.
Download From Google Drive