Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Penyakit Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang Tahun 2018

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Aldiya, Sindra
Advisor:
Rudjito
Zuraida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Penyakit Diare, Status Gizi, Personal Hygiene, Sosial Ekonomi.
DOI:
-
Abstract :
Penyakit diare merupakan penyebab utama kematian anak. Data WHO menunjukkan bahwa tahun 2015 kasus diare pada balita sebesar 8,7 juta dan tahun 2016 sebesar 9,1 juta. Data Puskesmas Lubuk Buaya pada bulan Agustus-Oktober 2017, ditemukan jumlah kasus diare pada balita sebesar 2,82%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan penyakit diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang tahun 2018. Jenis penelitian adalah analitik dengan desain cross sectional yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang pada bulan Desember 2017-Februari 2018. Populasi semua ibu balita berjumlah 78 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian didapatkan 51,3% balita mengalami diare balita. Sebesar 73,1% mengalami gizi baik. Sebesar 52,6% responden memiliki personal hygiene yang baik. Sebesar 56,4% responden memiliki sosial ekonomi yang tinggi. Terdapat hubungan status gizi (p = 0,003 dan OR = 6,3), personal hygiene (p = 0,000 dan OR = 18,4) dan sosial ekonomi (p = 0,006 dan OR = 4,2) dengan penyakit diare pada balita. Berpedoman pada hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan status gizi, personal hygiene dan sosial ekonomi dengan penyakit diare pada balita, maka diharapkan kepada petugas kesehatan agar memberikan pendidikan kesehatan khususnya pada ibu yang memiliki balita diare tentang cara pemberian makanan untuk mencegah gizi kurang, perilaku hygiene yang baik agar ibu tahu tentang cara pencegahan diare.
Download From Google Drive