Hubungan Siklus, Lama Menstruasi, Pengetahuan Dan Dukungan Suami Dengan Kecemasan Premenaupose Di Puskesmas Anduring Tahun 2018
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Sapitri, Welia
Advisor:
Afrino, Reki
Noflidaputri, Resti
Noflidaputri, Resti
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Siklus menstruasi, lama, Pengetahuan, dukungan suami.
DOI:
-
Abstract :
Masa premenopause wanita mengalami perubahan endokrin, somatik, dan psikis yang terjadi pada akhir masa subur. Masalah yang timbul akibat premenopause ini disebut sindrom premenopause. Sindrom premenopause sering dihubungkan karna adanya kekhawatiran dalam menghadapi suatu situasi yang sebelumnya tidak pernah dikhawatirkan. Studi pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Anduring dengan mewawancarai 6 orang responden, 4 orang (66,6%) mengatakan belum siap menghadapi menopause dan 2 orang (33,3%) mengatakan sudah siap menghadapi menopause. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Perubahan Siklus dan Lamanya Menstruasi Terhadap Kecemasan pada Responden Premenopause Di Puskesmas Anduring Tahun 2018. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Objek penelitian adalah responden premenopause cara pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah sampel 61 responden. Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan siklus menstruasi, lama menstruasi, pengetahuan dan dukungan suami dengan tingkat kecemasan premenaupose diuji dengan uji ChiSquare dengan derajat kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan siklus menstruasi responden di Puskesmas Anduring pada tahun 2018 yaitu sebanyak 31 (50,8%) responden siklus menstruasi tidak teratur. 56 (91,8%) responden memiliki lama menstruasi normal dan 40 (65,6%) responden memiliki pengetahuan tinggi dan 44 (72,1%) memiliki kecemasan sedang. Uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan antara siklus menstruasi responden (p= 0,013), lama menstruasi (p= 0,019), dukungan suami (p= 0,0005) dan pengetahuan (p= 0,001) dengan kecemasan premenaupose. Disimpulkan bahwa ada hubungan antara siklus menstruasi, lama menstruasi, dukungan suami dan pengetahuan terhadap kecemasan premenaupose. Diharapkan kepada responden agar banyak mencari informasi tentang perubahan siklus haid yang terjadi agar tidak cemas.