Pengaruh metode penyuluhan tentang ASI eksklusif terhadap pengetahuan ibu yang memiliki bayi usia 0-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Guguk Panjang Bukittinggi Tahun 2018

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Pitaloka, Lola
Advisor:
Silvia
Paramitha, Firsty Ayu
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Metode Penyuluhan.
DOI:
-
Abstract :
Menurut data WHO (2016), cakupan ASI eksklusif di seluruh dunia hanya sekitar 36% selama periode 2007-2014. Capaian ASI Eksklusif Indonesia pada tahun 2012 berada pada angka 48,62%, mengalami peningkatan ditahun 2013 ialah 54,3%, pada tahun 2014 mengalami penurunan yaitu menjadi 52,3%. Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi menunjukkan bahwa ASI eksklusif pada bayi 0-6 bulan pada tahun 2017 sebesar 78%. Puskesmas dengan cakupan ASI eksklusif terendah adalah Puskesmas Guguk Panjang dengan capaian ASI eksklusif sebesar 48,2%.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode penyuluhan tentang ASI eksklusif terhadap pengetahuan ibu yang memiliki bayi usia 0-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Guguk Panjang Bukittinggi Tahun 2018. Desain penelitian kuantitatif praeksperimen semu dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Guguk Panjang pada bulan Februari 2018. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0-12 bulan sebanyak 66 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 66 orang dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji wilcoxon.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 66 responden, 63,6% memiliki pengetahuan baik sebelum dilakukan penyuluhan. Dari 66 responden, 78,8% memiliki pengetahuan baik sesudah dilakukan penyuluhan. Ada pengaruh metode penyuluhan tentang ASI eksklusif terhadap pengetahuan ibu yang memiliki bayi usia 012 bulan dengan nilai signifikan = 0,0005 yang lebih kecil dari 0,05.Berdasarkan hasil penelitian disimpukan bahwa sebagian besar pengetahuan dalam kategori baik sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Metode penyuluhan memberikan pengaruh terhadap pengetahuan responden sehingga disarankan tenaga kesehatan dapat melaksanakan program penyuluhan 1 bulan sekali di semua wilayah kerja Puskesmas untuk meningkatkan pengetahuan khususnya tentang ASI eksklusif.
Download From Google Drive