Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi Di Kelurahan Belakang Balok Di Wilayah Kerja Puskesmas Tigo Baleh Kota Bukittinggi Tahun 2018
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Aisah, Nur’
Advisor:
Harisnal
Rifdi, Febriniwati
Rifdi, Febriniwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Imunisasi Dasar Lengkap, Pengetahuan, Sikap, Sosial budaya.
DOI:
-
Abstract :
Imunisasi adalah proses memasukkan antibodi kedalam tubuh agar didapatkan kekebalan bersifat pasif. AKB yang dimiliki Indonesia adalah 24,8 per 1000 kelahiran hidup, lebih dari 400 anak meninggal setiap hari di Indonesia disebabkan oeh penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan pemberian Imunisasi dasar lengkap pada bayi di Kelurahan Belakang Balok di Wilayah Kerja Puskesmas Tigo Baleh Kota Bukittinggi Tahun 2018. Penelitian yang digunakan adalah analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi 12-24 bulan di Kelurahan Belakang Balok Wilayah Kerja Puskesmas Tigo Baleh Kota Bukittinggi, tekhnik pengambilan sampel yaitu tekhnik total sampling sebanyak 57 Responden. Penelitian dilakukan pada tanggal 06 - 15 Februari 2018. Pengolahan data Univariat dan Bivariat dilakukan secara komputerisasi dengan uji statistic Chi-Square. Hasil penelitian Lebih dari sebagian (50,9%) reponden memiliki pengetahuan rendah, Lebih dari sebagian (50,9%) responden memiliki sikap negatif, Lebih dari sebagian (63,2%) responden memiliki sosial budaya positif, Lebih dari sebagian (50,9%) responden tidak memberikan imunisasi dasar lengkap. Hasil uji statisti chi-square menunjukkan adanya hubungan pengetahuan (p= 0,012 dan OR = 4,621), sikap (p=0,047 dan OR = 3,420), sosial budaya (p= 0,008 dan OR = 5,662) dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi di Kelurahan Belakang Balok Wilayah Kerja Puskesmas Tigo Baleh Kota Bukittinggi Tahun 2018. Disimpulkan bahwa faktor yang sangat berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi adalah sosial budaya. Diharapkan pada petugas puskesmas agar melakukan konseling pada ibu yang memiliki sosial budaya negatif untuk meluruskan sosial budaya yang salah tentang imunisasi.