Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Status Gizi Remaja di MAN 2 Pekanbaru Tahun 2017
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Fianla, Agtika
Advisor:
Abidin, Zainal
Nurhayati
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Genetik, PolaMakan, UrutanKelahiran, Paparan Media Sosial, Status Ekonomi, Pengaruh Teman Sebaya dan Status Gizi.
DOI:
-
Abstract :
Pada masa globalisasi saat ini remaja sedang mengalami permasalahan gizi ganda, yaitu gizi kurang dan gizi lebih, selain kedua masalah tersebut, kejadian anemia juga menjadi salah satu masalah yang sebenarnya dapat teratasi baik di dunia maupun di Indonesia. Remaja yang mengalami masalah gizi, akan berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia (SDM) yang akan berakibat pada hilangnya generasi muda serta berdampak pada keadaan perekonomian bangsa di masa akan datang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor Faktor yang Berhubungan terhadap Status Gizi Remaja pada Siswa SMA MAN 2 Pekanbaru Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh kelas X dan XI di MAN 2 Pekanbaru Tahun 2017, sampel yang di gunakan dalam penelitian ini sebanyak 87. Penelitian ini di lakukan dari bulan November sampai Januari. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan di analisis secara univariat dan bivariat. Hasil analisis penelitian ini menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat hubungan antara pola makan( p=0.085 dan OR=2.391), urutan kelahiran (p=0.088 dan OR= 2.357), paparan media social (p=0.025 dan OR = 3.025), status ekonomi (p=0.07 dan OR = 3.456) dan pengaruh teman sebaya (p=0.068 dan OR= 2.69)terhadap status giziremaja di MAN 2 Pekanbarutahun 2017. Tidak terdapat hubungan antara factor genetik ( p=0.644) dengan status gizi remaja di MAN 2 Pekanbaru tahun 2017. Peneliti menyarankan agar pihak sekolah dapat bekerjasama dengan organisasi siswa (OSIS) atau organisasi lainnya melalui program kelompok diskusi remaja sebagai wadah untuk membantu menyelesaikan masalah remaja terhadap gizi dan kesehatan dengan bantuan para ahli seperti dokter, perawat dan ahli gizi.